Bahasa Internasional
Meskipun sudah banyak pondok pesantren yang telah menambahkan bahasa internasional (Bahasa Arab dan bahasa Inggris, misalnya) dalam kurikulum mereka, hanya saja cukup disayangkan, itu terjadi hanya di segelintir pondok pesantren saja. Pondok-pondok besar tetap “nyaman” dengan kurikulum mereka.
Konsekwensinya, jika kenyamanan ini tetap dijaga, maka pondok pesantren hanya tinggal menunggu waktu saja, saat di mana lulusan pondok pesantren tidak bisa bersaing di kancah internasional. Misalnya kesulitan dalam mencari beasiswa ke luar negeri. Banyak teman-teman saya mengalami kesulitan ini, mengingat beberapa beasiswa luar negeri mensyaratkan untuk mempunyai bukti sertifikat bahasa asing sebagai ukuran seseorang telah mampu berbahasa asing. Katakanlah seperti TOEFL, TOAFL, dan IELTS, dengan nilai yang sudah ditentukan, tergantung universitas yang ditujunya.
Dan, menyoal kesulitan mencari beasiswa itu bukan karangan yang saya buat-buat. Saya sendiri, misalnya, demi untuk mendapatkan beasiswa luar negeri, saya harus berangkat ke Pare (Kampung Inggris) untuk belajar bahasa Inggris, khususnya IELTS agar bisa mencapai target skor minimal 7 sebagai persyaratan rata-rata universitas di Eropa. Hal ini cukup melelahkan dan pastinya menguras banyak biaya dan waktu, (terlepas akhirnya saya malah nyaman di Pare dan mengajar di sana, hahaha). Tentu cukup disayangkan memang, kenapa bahasa asing (khususnya IELTS dan TOEFL) tidak ditambahkan saja di kurikulum pondok pesantren?
Sehingga tidak mengherankan, ketika di Pare saya seringkali menjumpai teman-teman lulusan Pondok Pesantren Gontor. Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang bahwa Gontor telah mewajibkan santrinya untuk berbahasa Inggris dan Arab dalam keseharian mereka. Sayangnya, dalam pelajaran TOEFL dan IELTS sepertinya banyak dari mereka yang masih kesulitan. Saya hanya membayangkan, jika sekelas Gontor saja masih banyak lulusannya yang “tidak mengerti” soal TOEFL dan IELTS. Lantas bagaimana dengan pondok-pondok yang sama sekali tidak ada pelajaran bahasa Inggrisnya?

