PESANTREN | Situbondo. Dana bantuan Covid-19 yang disiapkan Kementerian Agama (Kemenag) untuk pesantren hanya dapat disalurkan ke 75 persen dari total pesantren yang ada. Sisanya akan dibantu dengan pendanaan dari Kementerian Agama (Kemenag).
Ketua Tim Tangguh Covid-19 dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Ustaz Khairul Anwar berharap Kemenag segera merealisasikan dana bantuan Covid-19 tersebut. Karena, menurut dia, saat ini pesantrennya sangat membutuhkan tambahan dana.
“Harapannya tentu pesantren kami bisa jadi penerima (dana bantuan Covid-19), karena hal itu sangat dibutuhkan,” ujar Ustaz Khairul seperti dilansir Republika.co.id, Senin (17/8).
Dalam situasi pandemi ini, menurut dia, pesantren sangat membutuhkan tambahan dana untuk menangani santri yang sakit. Selain itu, menurut dia, pesantren juga membutuhkan tambahan vitamin untuk santri, serta fasilitas protokol kesehatan.

