Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: KH. Bisri Syansuri Perintis Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > JEJAK ULAMA > KH. Bisri Syansuri Perintis Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang
JEJAK ULAMA

KH. Bisri Syansuri Perintis Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 20/07/2024 4 Min Read
Share
KH Bisri Syansuri

SUAR APESANTREN | KH. Bisri Syansuri seorang ulama yang juga salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. Pengusulan gelar ini datang dari dorongan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Jombang, Jawa Timur karena kiprah dan perjuangannya yang dinilai cukup besar di masanya.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

“Karena ada dorongan dari beberapa masyarakat yang mengusulkan gelar kepahlawanan Mbah Bisri sebagai salah satu dari pendiri NU, kita dari keluarga ya merespons dengan baik,” kata Cucu Kiai Bisri, KH Abdussalam Shohib.

Menurut Gus Salam, Mbah Bisri pernah ikut serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia pada zamannya. “Beliau pernah menjadi Komandan Markas Besar Ulama pada saat masa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang ini menambahkan, kakeknya merupakan orang yang cukup berjasa dalam bidang pendidikan kaum perempuan. Ide gemilang yang disertai dengan keberanian Mbah Bisri, mendirikan pesantren putri pertama kali saat itu bisa berdiri. Dan hingga saat ini, pesantren yang menampung kalangan perempuan itu sudah sangat banyak ditemui di berbagai daerah.

“Yang kedua beliau adalah pencetus pesantren putri pertama minimal di Jawa Timur,” ungkap Gus Salam.

Kiai Bisri dilahirkan pada Rabu 28 Dzulhijjah tahun 1304 H atau 18 September 1886 di Tayu, Pati. Semasa kecil, Bisri belajar pada KH Abd Salam, seorang ahli dan hafal Al-Qur’an dan juga ahli dalam bidang fiqih. Atas bimbingannya ia belajar ilmu nahwu, saraf, fiqih, tasawuf, tafsir, hadits. Gurunya itu dikenal sebagai tokoh yang disiplin dalam menjalankan aturan-aturan agama.

Usia 15 tahun, Bisri mulai belajar ilmu agama di luar tanah kelahirannya, pada kedua tokoh agama yang terkenal pada waktu itu yaitu KH Kholil Kasingan Rembang dan KH Syu’aib Sarang Lasem.

Ia juga berguru kepada Syaikhona Kholil Bangkalan. Di pesantren inilah ia kemudian bertemu dengan Abdul Wahab Chasbullah, seorang yang kemudian menjadi kawan dekatnya hingga akhir hayat di samping sebagai kakak iparnya.

Lalu Bisri berguru kepada Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari di Tebuireng. Di pesantren itu, ia belajar selama 6 tahun. Ia memperoleh ijazah dari gurunya untuk mengajarkan kitab-kitab agama yang terkenal dalam literatur lama mulai dari kitab fiqih Al-Zubad hingga ke kitab-kitab hadits seperti Bukhari dan Muslim.

Pada tahun 1912 sampai 1913 Kiai Bisri Syansuri berangkat melanjutkan pendidikan ke Makkah bersama Abdul Wahab Chasbullah. Di kota suci  itu, mereka belajar kepada Syekh Muhammad Bakir Syekh Muhammad Said Yamani Syekh Ibrahim Madani, dan Syekh Al-Maliki. Juga kepada guru-guru Kiai Haji Hasyim Asy’ari, yaitu Kiai Haji Ahmad Khatib Padang dan Syekh Mahfudz Tremas.

Sepulang dari Makkah, Kiai Bisri mendirikan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar di Jombang. Pada tahun 1919 KH Bisri Syansuri membuat percobaan yang sangat menarik yaitu dengan mendirikan kelas untuk santri perempuan di pesantrennya. Para santri putri itu adalah anak tetangga sekitar yang diajar di beranda belakang rumahnya.

Setelah Kiai Abdul Wahab Chasbullah wafat, Rais Aam NU berada di pundak KH Bisri Syansuri pada tahun 1972, era mulai menguatnya pemerintahan Orde Baru. Tantangan besar yang pertama adalah munculnya sebuah Rancangan Undang-Undang Perkawinan yang secara keseluruhan berwatak begitu jauh dari ketentuan-ketentuan hukum agama, sehingga tidak ada alternatif lain kecuali menolaknya.

Pada tanggal 25 April 1980, tokoh NU KH Bisri Syansuri wafat pada usia 94 tahun. Dengan demikian, tahun ini 44 tahun sudah salah seorang pendiri NU itu tiada. Saat wafat, ia masih Rais Aam PBNU, merupakan rais aam ketiga setelah Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah. []

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

KH. MA. Sahal Mahfudz, Usia 24 Tahun Mengarang Kitab Ushul Fiqih 600 Halaman

KH Abdul Wahid Hasyim, Ulama yang Jadi Menteri Agama di Tiga Kabinet

10 Nasehat KH. Hasyim Asyari Bagi Penuntut Ilmu

KH. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, MA Berjuang Hidupkan Gontor untuk Umat

Abdullah Faqih bin Umar, Ulama Pejuang dari Banyuwangi

TAGGED:bisri syansuripesantren denanyarulama jombang
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

KH yusuf muhammad (gus yus)
JEJAK ULAMA

KH. Yusuf Muhammad, Ulama Cendekia dan Politisi Andal

20/05/2023
JEJAK ULAMA

Pesan dan Nasehat KH. Imam Zarkasyi untuk Pencari Ilmu

13/06/2023
JEJAK ULAMA

Pengasuh Pesantren Tremas KH Hamid Dimyati Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

11/11/2023
JEJAK ULAMA

Kiprah Perjuangan KH. M. Tidjani Djauhari MA untuk Muslim Dunia

08/03/2021
JEJAK ULAMA

Kisah KH Zainal Musthafa Dirikan Pesantren Sukamanah Tasikmalaya

18/03/2021
JEJAK ULAMA

Mbah Ma’shum, Kiai Kharismatik asal Lasem Rembang

03/07/2020
JEJAK ULAMA

Almarhum Anton Medan Dimakamkan di Area Pesantren At Taibin

15/03/2021
kiai idris jauhari
JEJAK ULAMA

Mengenang Perjuangan KH. Muhammad Idris Jauhari, Sang Mujahid Pendidikan Islam dari Madura

28/06/2024
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?