SUARAPESANTREN | Majene–Rumah tahanan (Rutan) Majene, Sulawesi Barat, bekerja sama dengan Pondok Pesantren Miftahul Jihad Tande untuk memberikan pembinaan keagamaan bagi narapidana yang ada di rutan tersebut.
Kerja sama itu tertuang dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Kepala Rutan Majene Mansur dan pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Jihad Tande, Ustaz Tamrin.
“Kerja sama yang dilakukan dengan dengan Pondok Pesantren Miftahul Jihad Tande ini terkait pembinaan keagamaan warga binaan pemasyarakatan di Rutan Majene,” ungkap Mansur dalam rilisnya, Kamis (13/1/2022).
Melalui kerja sama tersebut, Mansur berharap Rutan Majene menjadi wadah menimba ilmu agama bagi warga binaan, termasuk bebas dari buta baca Al-quran.
“Ditargetkan pegawai dan warga binaan bebas dari buta baca Al-Quran,” kata dia.
Pimpinan Ponpes Miftahul Jihad Tande, Ustaz Tamrin, mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak Rutan Majene dalam memberikan pembinaan keagamaan bagi warga binaan.
“MoU ini adalah bukti bahwa Kepala Rutan sangat menginginkan kebaikan bagi kita, mudah-mudahan dapat memberikan kebaikan yang banyak bagi kita semua,” ucap Tamrin.
Dia juga berkomitmen memberikan pembinaan keagamaan bagi warga binaan beragama Islam layaknya pembinaan di dalam pesantren. Ustaz Tamrin juga menjanjikan akan membantu warga binaan yang kurang mampu untuk menempuh pendidika di pondok pesantren yang diasuhnya.
“Kurikulum akan kita buat seperti di pesantren agar semua pembinaan keagamaan ini terstruktur dan terlaksana dengan baik,” pungkasnya. [roji]
