Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Refleksi Pembentukan New FPAG dan Arah ke Depan
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > NASIONAL > Refleksi Pembentukan New FPAG dan Arah ke Depan
NASIONAL

Refleksi Pembentukan New FPAG dan Arah ke Depan

Dr. KH. Ikhwan Hadiyyin, MM (Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darel Azhar, Rangkasbitung, Lebak, Banten)

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 26/01/2026 5 Min Read
Share
Dr. KH. Ikhwan Hadiyyin, MM

Suarapesantren.com | Forum Pesantren Alumni Gontor (NEW-FPAG) mulai dibentuk kembali pada tahun 2018 di Pondok Pesantren Daar el Qolam, bertepatan dengan peringatan 50 tahun pondok tersebut. Momentum ini menjadi ikhtiar kolektif para pimpinan pesantren alumni Pondok Modern Darussalam Gontor untuk menjaga ukhuwah, menyatukan langkah, serta merawat kesinambungan nilai-nilai kepesantrenan Gontor di tengah dinamika zaman.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Sejak awal, FPAG tidak dimaksudkan sebagai organisasi struktural yang kaku, melainkan sebagai forum yang fleksibel dalam menjaga nilai-nilai Gontor, akhlāqul karīmah, serta tradisi musyawarah.

Pembentukan FPAG dilandasi kesadaran bahwa pesantren alumni Gontor tumbuh dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga luar negeri, dengan konteks sosial yang beragam. Meski demikian, semuanya memiliki jiwa yang sama, ditandai oleh Panca Jiwa, Panca Jangka, Moto Pondok, Hymne Oh Pondokku, dan tradisi pendidikan yang serumpun.

Tanpa ruang silaturahim dan konsolidasi dalam FPAG, potensi besar tersebut berisiko berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, FPAG hadir sebagai rumah bersama untuk saling belajar, saling menguatkan, serta menjaga arah perjuangan dan ukhuwah Islamiyah.

Delapan tahun perjalanan FPAG menunjukkan dinamika yang indah, penuh keberkahan, dan bermakna tinggi sebagai sebuah forum yang dibangun di atas keikhlasan dan pengorbanan. Komunikasi antarpesantren terbangun, silaturahim terjaga, ukhuwah Islamiyah terajut, serta kesadaran kolektif akan pentingnya sinergi dan kerja sama terus menguat dan menggeliat. FPAG menjadi ruang temu nilai, bukan arena kompetisi.

Namun demikian, harus diakui bahwa tantangan juga hadir. Keterbatasan waktu para pimpinan pesantren, belum optimalnya program bersama yang berkelanjutan, serta perlunya perumusan arah strategis jangka menengah dan jangka panjang menjadi pekerjaan rumah yang perlu disikapi dengan bijak dan realistis.

Dalam dinamika tersebut, FPAG dipimpin oleh pasangan kepemimpinan yang menonjolkan keikhlasan, pengorbanan, dedikasi tinggi dan kebersamaan, yaitu Kholfah Dr. KH. Zulkifli Muhadli, BA, SH, MH sebagai Ketua Umum dan KH. Anang Rikza Masyhadi, MA, Ph.D- sebagai Sekretaris Jenderal, dibantu oleh puluhan kiai pesantren alumni Gontor dari berbagai daerah di Indonesia.

Keduanya menjalankan amanah dengan pendekatan yang saling melengkapi: kepemimpinan yang inklusif, menjaga silaturahim dan musyawarah, serta konsistensi dalam merawat komunikasi dan kesinambungan forum, termasuk dengan Ketua Umum IKPM Pusat dan para Masyayikh pimpinan Gontor, lembaga Filantropi Asfa foundation, Universitas dalam dan luar negeri, beasiswa santri dll.

Atas nama keluarga besar pesantren alumni Gontor, patut disampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pasangan Kholifah dan Sekretaris Jenderal FPAG. Keduanya bagaikan dua sisi mata uang, atau dua tangan kanan dan kiri dengan satu ruh perjuangan.

Di tengah keterbatasan struktur dan padatnya kesibukan masing-masing, kinerja dan keteladanan mereka telah menjaga FPAG tetap hidup, tetap rukun, tetap berada pada rel nilai pesantren, serta terus bergerak dinamis—sayyarah murtafi‘ah. Kepemimpinan yang tenang, teduh, ikhlas, dan mengedepankan ukhuwah merupakan modal yang mahal, langka, dan tidak mudah ditemukan.
Karena itu, pasangan kepemimpinan ini layak diberikan apresiasi setinggi-tingginya sebagai penjaga stabilitas, kesinambungan, dan marwah FPAG.

Ke depan, FPAG perlu melangkah secara bertahap dan realistis. Peneguhan jati diri sebagai forum ukhuwah dan pengabdian harus tetap menjadi jiwa dasarnya. Pada saat yang sama, perlu dirintis langkah-langkah strategis yang sederhana namun berdampak, seperti forum ilmiah kepesantrenan, pelatihan bersama pimpinan dan guru pesantren, sinergi ekonomi dan wakaf produktif, pembelaan bantuan hukum terhadap ponpes yang bermasalah, pemanfaatan teknologi sebagai sarana komunikasi dan dokumentasi bersama, serta program pertukaran santri antarpesantren. Tak kalah pentingnya adalah mengaktifkan forum komunikasi Gawagis (para gus) sebagai kader utama dan aset masa depan.

Regenerasi perlu dipersiapkan dengan bijak dan tidak tergesa-gesa sebagai manifestasi dari Panca Jangka. Kader muda pesantren alumni perlu dilibatkan secara bertahap dalam ruang-ruang organisasi dan tanggung jawab, dengan tetap berada dalam bimbingan para senior. Dengan demikian, kesinambungan nilai dan kepemimpinan dapat terjaga tanpa kehilangan jiwa dan karakter pesantren.

Akhirnya, FPAG akan tetap relevan selama setia pada jati dirinya: forum yang dibangun di atas keikhlasan, akhlak, nilai-nilai Gontor, dan kebersamaan. Refleksi delapan tahun ini semoga menjadi pijakan untuk melangkah lebih mantap, lebih terarah, dan lebih memberi manfaat bagi pesantren, umat, dan bangsa, dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045 yang berkeadaban.

(Sebuah catatan ringan dalam rangka Seminar Nasional,Munas dan Rakernas FPAG di MTA Karanganyar, Solo- 23 sd 25 Januari 2026)

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Diusulkan Sejak 2022, DPRD Maros Belum Lanjutkan Raperda Fasilitasi Pesantren

Seleksi Beasiswa Santri Jateng 2026 Tuntas, 73 Peserta Raih Kesempatan Kuliah Dalam dan Luar Negeri

539 Santri Pesantren Darussalam Blokagung Positif Covid

Habib Muhammad Ingin Santri Juga Jadi Doktor dan Dokter

Tahun 2024, Kemenag Targetkan Pelatihan Kemandirian Pesantren untuk 1.494 Pondok

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

hidayat nur wahid
NASIONAL

Wakil Ketua MPR Dorong Kemenag Akomodasi Tiga Pesantren yang Disahkan UU Pesantren

26/11/2023
NASIONAL

Melalui OPOP, Pesantren Siap Jajaki Ekspor Makanan Halal

30/01/2022
NASIONAL

Pemprov Kaltim Dukung Rancangan Perda tentang Pesantren oleh DPRD

08/09/2023
Kesehatan

Manfaat Olahraga Pagi bagi Santri di Pesantren

29/10/2024
NASIONAL

Pemprov Jabar Tunggu Dana Rp 2,6 Triliun Bantu Pesantren Tes Cepat

15/07/2020
santri gontor
NASIONAL

Apa yang Dimaksud Pesantren Muadalah? Simak Penjelasannya

06/06/2024
Kesehatan

Mencegah Penyebaran Jentik di Kamar Mandi Pesantren

15/04/2025
mui
NASIONAL

Tim Investigasi MUI akan Teliti Pesantren Al Zaytun Fokus Aspek Keagamaan

11/06/2023
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?