SUARA PESANTREN | Jakarta–Tak lama lagi akan terbit buku berjudul “365 Hadits Untuk Gen Z” penerbit Pustakan Al-Kautsar karya KH Samson ‘La Tahzan’ Rahman dan Imron Iskandar. Buku ini merupakan kumpulan hadits-hadits pilihan yang pendek dan familiar di telinga kita yang khusus diperuntukkan untuk kalangan generasi Z yang diterbitkan Pustaka Al-Kautsar.
Buku ini menyasar kalangan Gen Z yang notabene memiliki karakter dan psikologi yang cenderung anti ribet, menyukal hal-hal yang instan, to the point. Dan tentu saja sangat cocok untuk semua kalangan dan generasi, mulai dari anak-anak, pemuda sampai orang dewasa.
Adapun 365 adalah jumlah hari dalam setahun. Diharapkan setiap kita bisa hafal minimal 365 hadits. Dan diharapkan pula ini menjadi sebuah gerakan massif untuk menghafal satu hari satu hadits. Mengingat hadits merupakan sumber dalil syar’i setelah Al-Qur’an, sehingga keutamaan dan keistimewaannya pun tak kalah menakjubkan dari membaca dan menghafalkan Al-Qur’an.
Di dalam buku ini juga memuat 35 hadits tentang Ramadhan yang akan memberikan kemudahan bagi para pembacanya untuk mengetahui, menghafalkan, memahami sampai mengamalkan amalan-amalan yang ada pada bulan Ramadhan, dengan harapab agar ibadah bisa lebih baik dan maksimal sehingga berhak menyandang predikat muttaqin.
Dalam pengantarnya, Penulis Buku “365 Hadits Untuk Gen Z” KH Samson ‘La Tahzan’ Rahman menjelaskan sekilas terkait buku khusus generasi Z atau Gen Z ini. “Buku yang ada di tangan pembaca kali ini berjudul 365 Hadits untuk Generasi Z perlu kami tulis sebagai panduan bagi kehidupan kita dan secara khusus dan spesial bagi generasi Z,” jelas alumni Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura.
Mungkin ada yang bertanya kenapa Generasi Z? Jawabannya karena generasi Z adalah satu lapis generasi yang bila asupan ruhaninya tak cukup akan menimbulkan kegersangan jiwa.
Generasi Z, generasi zaman kita harus tidak kurang asupan spiritualnya sehingga mereka bisa ajeg mengarungi kehidupan ini.
“Adapun 365 adalah jumlah hari dalam setahun. Diharapkan setiap hari Gen Z bisa minimal hafal 365 hadits,” tutur penerjemah buku best seller Laa Tahzan.
Buku ini sangat berguna bagi siapa saja karena mengandung hadits hadits aqidah, ibadah, akhlak dan adab yang diperlukan oleh Gen Z. Hadits haditsnya pendek dan singkat hingga dimengerti dan mudah diamalkan.
“Semoga buku ini bermanfaat dan banyak digunakan oleh gen Z sebagai panduan dalam kehidupan mereka sehari hari,” harap pengasuh Pesantren Al-Qudwah Lebak Banten. [rojink]

