SUARA PESANTREN | Gresik–Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Syafiq A. Mughni meresmikan Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-Taqwa Gosari, yang berada di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (28/6/2022) malam.
Acara peresmian yang berlangsung di Perguruan Muhammadiyah Gosari ini dibarengkan dengan Wisuda Purnasiswa Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah 17, TK Aisyiyah 27, MI Muhammadiyah 3, dan SMP Muhammadiyah 11 Gosari.
“Di lembaga pendidikan ini ada tambahan fasilitas baru yakni MBS. MBS sama halnya dengan pesantren akan tetapi lebih keren karena menggunakan bahasa Inggris,” candanya.
Prof Syafiq, sapaannya, mengatakan, MBS membawa makna yang sangat besar bagi lembaga pendidikan Muhammadiyah. Lembaga ini mengajarkan ajaran-ajaran Muhammadiyah karena dibangun untuk mengembangkan misi Muhammadiyah.
“Pemahaman cara berpikir Muhamadiyah adalah al-Islam (ajaran Islam) karena Islam itu dipandang dan diyakini oleh Muhammadiyah sebagai agama yang membawa kemajuan,” terang Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban tahun 2018-2019 itu.
Menurutnya, Islam Berkemajuan adalah Islam yang sesungguhnya dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Karena itu Muhammadiyah tidak menjadi kelompok yang menyendiri tapi bersama-sama dalam memajukan masyarakat.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur periode 2005-2010 itu lalu mengajak hadirin mengambil ibrah (pelajaran) pada zaman awal Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia.
“Beliau membawa perubahan yang besar di masyarakat. Dari masyarakat yang penuh dengan syirik, menjadi masyarakat yang bertauhid. Dari masyarakat yang penuh dengan kedlaliman, menjadi masyarakat yang penuh dengan keadilan.
Dari masyarakat yang tidak menghargai wanita, menjadi masyarakat yang benar-benar menghargai perempuan. Dari masyarakat yang penuh dengan riba, menjadi masyarakat yang bersih dari riba. Inilah Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW sehingga menjadi Islam berkemajuan,” papar Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun 2001-2006 itu.
Dalam sejarah peradaban Islam, sambungnya, umat Islam pernah menjadi umat yang paling maju di dunia. “Manakala ingin mempelajari ilmu yang tinggi maka belajarlah pada ilmuwan-ilmuwan Islam, tuturnya.
Namun, dia melanjutkan, ada kalanya Islam mengalami kemunduran ketika dijajah negara-negara non-Muslim. Di situasi Islam mengalami kegagalan dan tenggelam.
Maka Muhammadiyah ingin menjadi Islam Berkemajuan sebagai khaira ummah (umat terbaik ) sebagaimana tertera dalam Ali Imran ayat 110.
Juga menjadi ummatan wasatan umat yang berdiri tegak dan tengah-tengah. “Islam Berkemajuan harus diajarkan di MBS dan semua lembaga pendidikan Muhammadiyah,” imbaunya. [roj]

