SUARA PESANTREN | Subulussalam–Sebanyak tujuh santri dari Pesantren Tahfidzul Qur’an Birrul Walidain di Kota Subulussalam telah mencapai prestasi luar biasa dengan menyelesaikan penghafalan Al-Qur’an sebanyak 30 Juz.
Momen bersejarah ini disampaikan oleh Ustadz Adi Maulana, selaku Pimpinan Pesantren, dalam acara wisuda yang khusus diadakan untuk merayakan keberhasilan ketujuh santri Hafidz Al-Qur’an.
Kegiatan itu berlangsung di halaman Pesantren setempat berlokasi di Desa Lae Mbersih, Kecamatan Penanggalan turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam Azhari, S.Ag., M.Si, Kadis Syariat Islam, Hotma Capah, S.Ag, Kadis Perhubungan, perwakilan Kakan kemenag serta sejumlah pejabat lainnya dan para wali santri, Sabtu (10/8/2024)
Menurut Ustadz Adi Maulana Pesantren yang ia pimpin tersebut baru berjalan tiga tahun beroperasi. Total dari 52 santri, telah Hafidz sebanyak tujuh orang.
“Tujuh orang santri yang menyelesaikan hafalan terdiri dari empat orang Santriawan dan tiga santriwati.
Alhamdulillah pencapaian ini tak terlepas berkat kerja keras dan ke ikhlasan para guru pembimbing dalam menempah anak-anak kita cinta terhadap Al-Qur’an,” kata Ustad Adi Maulana.
Selain dari pada itu, dia meceritakan sejarah merintis dan perjuangan dalam mendirikan pondok pesantren tersebut bahwa tidak terlepas daripada bantuan donatur dan para dermawan.
“Kedepan Pengurus Dayah berharap bantuan serta support dari bapak, ibu dan Pemerintah Kota Subulussalam untuk memperhatikan dan untuk membesarkan Dayah kami Ini,” harap Adi Ustad Maulana.
Diketahui Pesantren Tahfidzul Qur’an Birrul Walidain ialah Pesantren yang berdiri dibawah Yayasan Bagah Nurhani Indonesia.[]

