Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Mengenal Habib Luthfi, Pesantren Durrotu Aswaja Bedah Buku ‘Cahaya dari Nusantara’
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > KILAS PESANTREN > Mengenal Habib Luthfi, Pesantren Durrotu Aswaja Bedah Buku ‘Cahaya dari Nusantara’
KILAS PESANTREN

Mengenal Habib Luthfi, Pesantren Durrotu Aswaja Bedah Buku ‘Cahaya dari Nusantara’

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 08/03/2021 3 Min Read
Share

SUARA PESANTREN | Semarang–Tokoh sufi dunia asal Pekalongan Jateng Habib Muhammad Luthfi bin Yahya memiliki banyak keistimewaan. Untuk menambah rasa cinta terhadap ulama perlu adanya tulisan yang dapat setidaknya menuntun para generasi muda mengenal lebih dalam.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Cahaya dari Nusantara, sebuah buku setebal 440 halaman yang ditulis oleh Habib Muhdlar Assegaf mengisahkan banyak hal tentang kedalaman ilmu, Nahdlatul Ulama (NU), tarekat, dan nasionalisme Habib Luthfi.   “Mungkin semua orang bisa menulis, tapi kesempatan seperti ini langka, dengan kesibukan beliau (Habib Luthfi) buku ini sangat sulit,” kata Habib Muhdlar membuka Seminar Bedah Buku ‘Cahaya dari Nusantara’ di Pesantren Durrotu Ahlissunnah wal-Jama’ah, Banaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (5/3) malam.

Duduk bersama Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Muhammad Muzamil Habib Muhdlar mengatakan, buku tersebut sudah dibedah puluhan kali, bahkan ada yang menghadirkan pembicara pembanding dari non muslim.    “Kiai Muzamil jadi pembicara pembanding dua kali ini,” ungkapnya diberitakan NUOnline.

Menurutnya, banyak yang bisa menulis, namun untuk bisa mengumpulkan data tidak semudah menulis. Terlebih sumber yang digali memiliki kesibukan yang luar biasa seperti tokoh sufi dunia tersebut.

“Cover buku ini dari beliau, sambutan-sambutan tidak satu pun kecuali saya bacakan di hadapan beliau. Ketika beliau lengah (luang, red) sedikit saja langsung saya bacakan. Ini tidak bisa dilakukan kecuali oleh seorang penderek,” ungkapnya.

H Muzamil selaku pembicara pembanding menyebut keistimewaan ulama yang harus diketahui oleh masyarakat, utamanya santri. “Seorang ulama itu diberikan keistimewaan oleh Allah. Karakter muwahhid atau selalu mengesakan Allah Taala, faqih atau memiliki kedalaman ilmu agama, dan shufi atau bertarekat beristiqamah membaca wirid yang diijazahkan,” kata Muzamil.

Menurutnya, sebagai umat Nabi Muhammad yang jauh masanya atau tidak pernah bertemu langsung, maka untuk mempelajari dan meneladani Sang Pembawa risalah melalui para alim ulama yang mewarisi ilmunya.    “Tidak hanya menghormati tapi juga mencintai para guru. Selalu khusnudzan terhadap guru-guru kita. Mungkin kita pernah mendengar orang membicarakan hal-hal yang tidak baik tentang guru kita. Nah, ini jangan sampai kita dengarkan,” pesannya.

Mengutip sabda Nabi, Pengasuh Pesantren Durrotu Aswaja Kiai Agus Ramadlan mengatakan pentingnya memiliki sanad. “Semua sebab dan nasab akan terputus kecuali nasabku. Jadi keistimewaan habaib ini bersambung secara ilmu dengan sanad guru,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya Habib Luthfi bin Yahya merupakan pribadi yang istimewa. Dengan adanya buku tersebut dapat menambah kecintaan santri kepada gurunya. “Semoga dengan adanya buku ini bisa menambah kecintaan kita kepada Habib Luthfi. Kalau ada buku lagi yang ditulis Habib Muhdlar, kita akan sowan lagi untuk membedah lagi, karena ini merupakan bentuk kecintaan kita kepada guru kita,” tutupnya. [rojink]

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

4.185 Pesantren Mulai Bertransformasi Jadi Penggerak Ekonomi

Pesantren Berperan Besar dalam Pembangunan Bangsa

Pesantren Insan Kamil Luncurkan Peternakan Domba Modern

Ma’had Aly Babakan Ciwaringin Gelar Wisuda Perdana, Cetak Generasi Ahli Falak dan Astronomi

Muh Zen : Pesantren Lebih Siap Laksanakan KBM di Masa Pandemi

TAGGED:cahaya dari nusantarahabib luthfipendidikan islampesantren
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

NASIONAL

Gugus Tugas, Pesantren dan Masyarakat Sinergi Tangani Covid Kluster Darussalam

02/09/2020
KILAS PESANTREN

Silaturahmi ke Pesantren Al Badar Banten, Ini Harapan Kiai Uwais untuk Anies

25/10/2023
NASIONAL

Kemenag Terima Hibah 500 Ribu Buku untuk Pesantren dan Madrasah

19/03/2021
fathan mubina talent festival
KILAS PESANTREN

Fathan Mubina Talent Festival Hadirkan Kreativitas Pelajar dari 32 Lembaga Pendidikan

19/04/2026
INFO BEASISWA

Beginilah Ragam Cara Unik Belajar di Pesantren

14/07/2020
KILAS PESANTREN

Pesantren Bina Madani Bogor Wisuda 33 Santri Tahfidz 30 juz Angkatan ke-9

10/03/2024
NASIONAL

Marwan Jafar: Pesantren Memerlukan Perhatian Sarana dan Prasarana

16/08/2020
NASIONAL

PCNU Kota Tegal Resmi Bangun Pesantren Milik Organisasi

07/09/2020
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?