SUARA PESANTREN | Depok–Dalam lawatannya ke Yordania, Yayasan Madinatul Qur’an Depok telah menjajaki kerjasama di bidang pendidikan dengan Pusat Pendidikan & Kebudayaan Islam Universitas Yordania pada Senin, 29 April 2024 lalu. Ketua Yayasan Madinatul Qur’an Depok KH. Dr. Sholihien Hadziq telah bertemu dengan Prof. Dr. Mahmud, Direktur Pusat Pendidikan & Kebudayaan Islam Universitas Yordania di kota Amman.
Rencana kerjasama antara lain meliputi kolaborasi program pertukaran beasiswa pelajar dan mahasiswa Indonesia Jordan, dan mekanisme pembiayaan. Mediasi Kerjasama ini dilaksanakan di Kantor Pusat Pendidikan dan Kebudayaan Islam Universitas Yordania.
KH Sholihien mengatakan, “Pertemuan ini sangat baik dan membahagiakan, insyaa Allah kami akan segera merealisasikan rencana ini dalam waktu dekat, dan alhamdulillah Yayasan kami telah berpengalaman cukup lama dalam bidang pendidikan dan Aksi Kemanusian.”
Yayasan Madinatul Qur’an Depok Indonesia sendiri membawahi Pondok Pesantren Tahfizh Terpadu Madinatul Qur’an berlokasi di Jatimulya Cilodong Depok, yang merupakan lembaga pendidikan Islam terbaik dalam mencetak generasi Qur’ani.
Pada kesempatan yang sama, Yayasan Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKSI) yang berkantor pusat di Kota Depok, Jawa Barat juga menjalin Kerjasama dengan Pusat Pendidikan & Kebudayaan Islam Universitas Yordania. Ketua Yayasan Aksi Ali Amril didampingi Jainal (Direktur Program AKSI), Bersama KH Sholihien Hadziq juga bertemu Prof. Dr. Mahmud, di temnpat yang sama.
Kerjasama AKSI dengan Pusat Pendidikan & Kebudayaan Islam Universitas Yordania ini meliputi Galang dana dan biaya pendidikan yatim dhuafa korban terdampak perang, khususnya pengungsi palestina dan Suriah; lalu Galang Dana dan wakaf Asrama pelajar dan mahasiswa Indonesia Jordan; serta Galang dana Qurban untuk para pengungsi Palestina dan mahasiswa beasiswa Universitas Jordan asal Indonesia.
Ali Amril dan KH. Dr. Sholihien Hadziq, sangat bersyukur bertemu dan bisa berkolaborasi dengan Prof. Dr. Mahmud, Direktur Pusat Pendidikan & Kebudayaan Islam Yordania.
Menurut ketua Yayasan AKSI Ali Amril, program jangka pendek yang akan segera di-support dan dijalankan di negara Yordania adalah Galang dana Qurban di Indonesia untuk para pengungsi Palestina dan mahasiswa beasiswa Universitas Jordan.
Prof. Dr. Mahmud, Direktur Pusat Pendidikan & Kebudayaan Islam Yordania sangat senang dan menyambut baik setiap kerjasama dan program kebaikan yang dilakukan oleh negara-negara Islam, khususnya Indonesia. “Alhamdulillah kami juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai negara dalam program kebajikan, di antaranya ada dengan Turki, Malaysia, Uzbekistan, dll dan beberapa bulan yang lalu telah selesai MOU pejabat Universitas Jordan dengan Indonesia melalui Lembaga ‘Otak Kanan’ dan Hidayatullah,” tutur Dr Mahmud.
Khusus kerjasama dengan Madinatul Qur’an Depok Dr Mahmud mengemukakan,“Saya sarankan kepada Madinatul Qur’an Indonesia ini agar memulai program kebaikan di Yordania melalui lembaga yang sudah resmi kerjasama dengan Universitas Jordan, silahkan Dr Sholihien berkoordinasi selalu dengan Abu Umair,” tambah Dr Mahmud sambil tersenyum.
Sementara itu, Deri Satriawan, Presiden PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) Universitas Jordan, yang bertindak selaku mediator kerjasama tersebut mengatakan, acara ini bertujuan untuk mengeratkan persaudaraan antar lembaga yang ada di Indonesia dan negara Yordania, agar terwujud kolaborasi positif dan berkesinambungan antar kedua negara.[zumar]

