PESANTREN | Tasikmalaya. Pimpinan pondok pesantren Cipasung Tasikmalaya KH. A. Bunyamin Ruhiat mengapresiasi Kementerian Agama yang telah mengeluarkan protokol kesehatan bagi pesantren. Menurutnya, dengan protokol kesehatan yang disiapkan tersebut, pesantren mampu untuk tetap bergeliat di tengah pandemi covid 19.
“Alhamdulillah Pak Menteri Agama telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan di lingkungan pesantren, ini sangat membantu sekali,” kata KH Bunyamin saat menerima Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid di Kampus Ponpes Cipasung, Minggu (30/08).
Menurutnya, dengan patuh pada protokol kesehatan yang disampaikan kepada Kemenag tersebut, pesantren dapat tetap beraktivitas dengan aman dan tercegah dari penularan Covid-19. Kesadaran untuk melaksanakan protokol kesehatan ini juga harus dimiliki oleh seluruh warga pesantren, termasuk para orang tua wali santri.
“Anak-anak yang masuk ke pesantren harus dipastikan mereka sehat. Jadi kalau sedang tidak sehat, kami tidak perbolehkan,” kata KH Bunyamin.
“Insyaallah kalau semua sehat masuk sini, kalau sudah di dalam, tetap aman. Ada poin-poin yang harus dilakuka, insyaAllah itu kami kerjakan. Misalnya, di sini merupakan kawasan wajib masker,” imbuhnya.
Lebih lanjut KH Bunyamin menuturkan, penerapan protokol kesehatan tersebut menjadi solusi akan kekhawatiran masa depan pendidikan di pesantren.

