Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Jejak Satu Abad Gontor, dari Tegalsari hingga Menjadi Pesantren Modern
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > SEABAD GONTOR > Jejak Satu Abad Gontor, dari Tegalsari hingga Menjadi Pesantren Modern
SEABAD GONTOR

Jejak Satu Abad Gontor, dari Tegalsari hingga Menjadi Pesantren Modern

Salma
Salma Published 24/09/2026 4 Min Read
Share
100 Tahun Pesantren Gontor, Kisah dari Hutan yang Berubah Jadi Mercusuar Dunia
dok. mozaik.inilah.com

Suarapesantren.com |- Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) genap berusia 100 tahun pada 20 September 2026. Satu abad perjalanan tersebut bukan sekadar catatan usia sebuah pesantren, melainkan kisah panjang tentang bagaimana lembaga pendidikan Islam mampu bertahan lintas generasi setelah kepemilikannya ditransformasikan menjadi amanah umat.

Daftar Isi
Dari Tegalsari ke GontorTrimurti Bangkitkan GontorWakaf Jadi Fondasi KeberlanjutanMemasuki Abad Kedua
- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Akar sejarah Gontor bahkan jauh lebih tua. Cikal bakalnya dapat ditelusuri hingga Pondok Tegalsari di Ponorogo yang berdiri pada paruh pertama abad ke-18. Dari tradisi keilmuan Tegalsari kemudian lahir Gontor Lama yang sempat mengalami kemunduran sebelum dibangkitkan kembali oleh tiga bersaudara yang dikenal sebagai Trimurti pendiri Gontor.

Tonggak Gontor Baru terjadi pada 20 September 1926 atau 12 Rabiulawal 1345 H, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi. Seabad kemudian, warisan tersebut berkembang menjadi model pendidikan pesantren yang memadukan pendidikan agama, ilmu pengetahuan, bahasa, serta pembentukan karakter dan kepemimpinan.

Dari Tegalsari ke Gontor

Menurut laman resmi Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Pondok Tegalsari berada di Desa Tegalsari, sekitar 10 kilometer sebelah selatan Ponorogo. Pada masa kejayaannya, ribuan santri datang dari berbagai wilayah Jawa dan sekitarnya.

Sejumlah tokoh penting tercatat memiliki hubungan dengan pesantren tersebut, antara lain Paku Buana II atau Sunan Kumbul, Raden Ngabehi Ronggowarsito, serta H.O.S. Cokroaminoto.

Ketika Tegalsari mengalami kemunduran, Sulaiman Jamaluddin sebagai salah satu santri kemudian dipercaya mendirikan pesantren di Desa Gontor dengan membawa 40 santri. Saat itu, Gontor masih berupa kawasan hutan yang dikenal sebagai tempat persembunyian berbagai kelompok kriminal dan pelaku maksiat.

Gontor Lama kemudian berkembang di bawah kepemimpinan Kyai Archam Anom Besari. Namun, pesantren kembali mengalami kemunduran pada generasi ketiga di bawah Kyai Santoso Anom Besari. Persoalan kaderisasi membuat jumlah santri menyusut hingga akhirnya pondok praktis kehilangan penerus dari keluarga.

Trimurti Bangkitkan Gontor

Nyai Santoso kemudian mengirim tiga putranya, Ahmad Sahal, Zainuddin Fanani, dan Imam Zarkasyi, untuk menuntut ilmu. Ketiganya kelak dikenal sebagai Trimurti pendiri Gontor.

Dalam membangun kembali pesantren, mereka mempelajari berbagai model pendidikan, antara lain dari Universitas Al-Azhar di Mesir, Pondok Syanggit di Mauritania, Universitas Muslim Aligarh di India, dan Santiniketan yang didirikan Rabindranath Tagore.

Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui Kulliyatu-l Mu’allimin al-Islamiyah (KMI), yang didirikan KH Imam Zarkasyi pada 19 Desember 1936. KMI memadukan ilmu agama dan pengetahuan umum dengan bahasa Arab dan Inggris sebagai bagian penting pendidikan.

Wakaf Jadi Fondasi Keberlanjutan

Salah satu titik balik terpenting terjadi pada 12 Oktober 1958 ketika para pendiri mewakafkan Pondok Modern Darussalam Gontor kepada umat Islam.

Keputusan ini mengubah Gontor dari lembaga yang berakar pada keluarga pendiri menjadi institusi yang diarahkan untuk kepentingan umat. Pengelolaannya kemudian diamanahkan kepada Badan Wakaf PMDG yang diwakili 15 anggota Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM).

Ketika KH Imam Zarkasyi wafat pada 21 April 1985, Badan Wakaf menetapkan tiga pimpinan baru, yakni KH Shoiman Luqmanul Hakim, KH Abdullah Syukri Zarkasyi, dan KH Hasan Abdullah Sahal. Gontor pun terus berjalan melewati pergantian generasi.

Memasuki Abad Kedua

Perguruan Tinggi Darussalam yang berdiri pada 17 November 1963 menjadi tonggak pengembangan pendidikan Gontor ke jenjang perguruan tinggi dan kemudian berkembang menjadi Institut Studi Islam Darussalam (ISID).

Kini, setelah satu abad, transformasi terbesar Gontor bukan sekadar perubahan dari pesantren kecil menjadi lembaga pendidikan besar. Perubahan yang lebih mendasar terjadi ketika warisan keluarga ditransformasikan menjadi amanah umat.

Dari Tegalsari, Gontor Lama, kebangkitan Trimurti, hingga wakaf pada 1958, sejarah Gontor menunjukkan bahwa keberlanjutan membutuhkan visi yang diterjemahkan menjadi sistem.

Setelah 100 tahun, warisan Gontor tidak hanya berupa bangunan atau nama pesantren, tetapi juga ekosistem pendidikan dan kaderisasi yang terus hidup. Gontor memasuki abad kedua dengan fondasi bahwa ilmu dapat diwariskan melalui sistem dan perjuangan dapat bertahan ketika kepentingan pribadi ditempatkan di bawah kemaslahatan umat.

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

100 Tahun Gontor, IKPM Pakistan Kibarkan Bendera di Pegunungan Himalaya

15.000 Peserta Siap Meriahkan Jambore Pramuka Muslim Dunia di Cibubur

Sukseskan 100 Tahun, Pimpinan Gontor Gelar Silaturrahim dengan Pondok Alumni

Prabowo di Puncak 100 Tahun Gontor, Fakultas Kedokteran UNIDA Resmi Diperkenalkan

100 Tahun Gontor, IKPM Maluku Utara dan Walisantri akan Kibarkan Logo Seabad Gontor di Bawah Laut

TAGGED:100 tahun gontorbadan wakaf gontorPondok Tegalsarisejarah GontorTrimurti Gontor
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

menbud dan rektor unida
SEABAD GONTOR

Menbud Fadli Zon Dorong Pesantren Gontor Jadi Warisan Dunia UNESCO

10/04/2026
amal fathullah zarkasyi
SEABAD GONTOR

100 Tahun Gontor, Ini Harapan Prof. KH. Amal Fathullah Zarkasyi

29/08/2023
NASIONAL

Gubernur Jatim Khofifah: Pesantren Gontor Berkontribusi terhadap IPM di Indonesia

29/09/2023
SEABAD GONTOR

100 Tahun Gontor, Gubernur Khofifah Sebut Jatim Segera Miliki 80 Doktor dari Pesantren

29/09/2023
100 tahun gontor
SEABAD GONTOR

100 Tahun Gontor, Tepat Hari Santri, 10.000 Alumni Gontor akan Gelar Jalan Sehat di Monas

20/10/2023
SEABAD GONTOR

100 Tahun Gontor, Tim Futsal Bani Alfain Meraih Juara Dua

29/08/2023
logo seratus tahun gontor
SEABAD GONTOR

Pesantren Gontor Resmikan Logo Peringatan 100 Tahun Gontor

09/08/2023
SEABAD GONTOR

100 Tahun Gontor, PMDG Gelar Haflatu Tilawatil Qur’an Serentak

10/11/2023
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?