Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: 100 Tahun Gontor, Terus Melahirkan Ulama dan Pemimpin Umat
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > SEABAD GONTOR > 100 Tahun Gontor, Terus Melahirkan Ulama dan Pemimpin Umat
SEABAD GONTOR

100 Tahun Gontor, Terus Melahirkan Ulama dan Pemimpin Umat

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 12/10/2023 9 Min Read
Share
pondok gontor
Suasana santri pondok Gontor di depan aula

SUARA PESANTREN | Jakarta–Pondok Modern Darussalam Gontor. Siapa yang tidak kenal atau merasa familiar dengan salah satu pondok terbesar dan tertua di Indonesia tersebut. Pondok Gontor telah berdiri sejak 20 September 1926/12 Rabiul Awwal 1345 H di desa Gontor Ponorogo hingga saat ini telah mencapai 100 tahun secara kalender hijriyah dan akan mencapai 1 Abad di tahun 2026 mendatang.

Daftar Isi
Melahirkan Ulama dan PemimpinSelalu Menjaga dan Melestarikan Nilai-nilai PondokKonsisten Melakukan KaderisasiMenjaga Tradisi Wakaf
- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Pondok Modern Gontor hingga saat ini terus berkembang dan tetap eksis melahirkan para kader ulama dan pemimpin umat saat ini dan masa yang akan datang. Tentu hal tersebut tidaklah lepas dari Motto, Panca Jiwa, serta filsafat hidup sebagai dasar dan pegangan hidup Pondok Modern Gontor. Dimana semua itu terus selalu dijaga dan dirawat hingga saat ini. Salah satu contoh filsafat hidupnya adalah “Siapapun Masinisnya, Pondok akan selalu berjalan pada relnya.” Artinya, siapapun yang menjadi pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, ia akan terus memegang prinsip hidup Pondok Modern Gontor dan tidak ada intervensi atas hawa nafsu (kemauan) diri sendiri sesuai keinginan.

Begitu juga yang menjadi salah satu sintesa dasar Lembaga Internasional dalam pengembangannya, yaitu Universitas al-Azhar Kairo Mesir. Sebagai lembaga Pendidikan Tinggi tertua di dunia dengan wakafnya yang sangat luas, Universitas al-Azhar Mesir mampu memberikan beasiswa bagi ribuan pelajar dari berbagai belahan dunia hingga saat ini. Karenanya, tidak heran dalam masa awal-awal pendiriannya, Pondok Gontor telah mengikrarkan wakaf dirinya untuk umat Islam. Hal ini agar ketika Kyai-nya wafat pondoknya tidak ikut wafat, dan agar anak-anaknya (anak-anak Kyai) tidak ada yang berebut akan jabatan dan harta warisan.

Melahirkan Ulama dan Pemimpin

Selain dari tujuan, visi, misi, motto serta manajemennya yang selalu dijaga, diwariskan dan dilestarikan kepada para santri, kader dan para penerus perjuangan pondoknya. Pondok Gontor juga tidak pernah ketinggalan dalam memberikan kontribusi dan menelurkan para alumni-alumninya umat dan bangsa, dari skala Nasional maupun Internasional. Hal tersebut tentunya dapat kita temukan di berbagai tulisan tentang kontribusi Pondok Gontor dalam melahirkan para tokoh besar di Indonesia baik pemimpin maupun ulamanya.

Sebut saja di dua ormas Islam terbesar di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Ada KH Idham Kholid (Ketum PBNU 1956-1984), KH Hasyim Muzadi (Ketum PBNU 2000-2010), Prof. Din Syamsuddin (Ketum Muhammadiyah 2005-2015). Demikian juga dari para pemimpin negara seperti Muhammad Maftuh Basyuni (Mantan Menteri Agama) Hidayat Nur Wahid, (Wakil Ketua MPR RI & Mantan Ketua MPR RI), Abdurrahman Mohammad Fachir, (Wakil Menteri Luar Negeri RI) dan lain sebagainya. Mereka itu adalah para ulama dan pemimpin dari sekian banyaknya jebolan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Namun kendati demikian, menurut hemat penulis dari berbagai aspek serta kontribusinya dalam melahirkan para ulama dan pemimpin umat. Nampaknya Modern Pondok Gontor memiliki rahasia dibalik kesuksesan pendidikannya tersebut. Setidaknya ada tiga kunci kesuksesannya yang akan saya coba bahas di tulisan ini.

Selalu Menjaga dan Melestarikan Nilai-nilai Pondok

Pondok Modern Darussalam Gontor selalu menjaga nilai-nilai pondok. Sebagaimana ini selalu diulang-ulang dalam setiap pertemuan santri dengan para Kyai Gontor. Mereka para santri akan terus diingatkan dan dipahamkan bahwa pondok ini selalu berpegang teguh pada jiwa, nilai, dan filsafat hidupnya, yaitu yang tertera dalam panca jiwa, motto dan panca jangka pondoknya. Hal ini bisa kita amati di setiap awal tahun ajaran baru. Para santri baru maupun lama bahkan seluruh elemen guru baik junior maupun senior di Pondok Gontor wajib mengikuti acara Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (Masa Pengenalan Pondok). Ini bertujuan agar mereka paham, mengerti dan tidak salah kaprah, tentang kepondokan, serta visi dan misinya untuk apa. Bahkan dalam mengingatkannya Gontor selalu berprinsip “Ping Sewu.”

Selain itu, Pondok Gontor juga selalu berpegang teguh pada prinsip filsafat kemandirian dan idealismenya sebagai lembaga pendidikan Islam pesantren yang tidak berpangku tangan pada siapapun kecuali Allah Swt. Hal tersebut terbukti sejak awal berdirinya sampai sekarang, tidak pernah ada papan iklan maupun banner-banner yang bertuliskan “telah dibuka PPDB/PSB di Gontor”maupun meminta sumbangan materil kepada pihak manapun dan lain-lain. Sebab sesuai prinsip Santri (penuntut ilmu) lah yang butuh pondok (menimba ilmu) bukan pondok yang butuh santri. Sama halnya di waktu Pondok Modern Gontor pada masa awal-awal pendiriannya adalah taman pendidikan al-Qur’an (TPQ), dimana santri lah yang mendatangi Kyai. Jika tempat Kyainya tidak mencukupi untuk menampung, maka dibuatlah gubuk-gubuk di sekitar rumah Kyai, sampai jadilah pondok. Jadi santri lah yang membutuhkan ilmu bukan sebaliknya.

Kalaupun di Pondok Modern Darussalam Gontor tidak ada santri yang masuk dan hanya satu orang saja, Gontor pun tetap berprinsip bahwa “Andaikata muridku tinggal satu, akan tetap ku ajar, yang satu ini sama dengan seribu, kalaupun yang satu ini tidak ada, aku akan mengajar dunia dengan pena.” (KH. Imam Zarkasyi).

Konsisten Melakukan Kaderisasi

Kaderisasi ini merupakan sesuatu hal wajib dilakukan oleh lembaga manapun tak terkecuali di Pondok Modern Darussalam Gontor. Pondok Gontor memasukkannya poin ini ke dalam salah satu poin Panca Jangkanya yaitu Kaderisasi. Dari kaderisasi ini lah, suatu lembaga akan tetap terus tetap eksis dan berkembang baik dari tahun ke tahun, puluhan bahkan ratusan tahun setelahnya. Tentu dalam merawat kaderisasi yang baik ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Pasti di dalamnya memiliki banyak aturan dan sistem yang baik, agar tercapainya kontinuitas dan konsistensi dari nilai-nilai penting yang telah diajarkan oleh para pendirinya dan agar tidak melenceng dari relnya.

Pondok Gontor dalam merawat kaderisasinya selalu berpegang pada prinsip nilai, bahwa Pondok Gontor ini telah diwakafkan untuk umat bukan milik pendiri. Hal ini dilakukan supaya ketika Kyainya meninggal Pondoknya tidak ikut mati karena tidak ada yang meneruskan. Lebih dari itu juga, upaya itu dilakukan agar para santri tidak menyeleweng dari yang dikehendaki (ide) oleh para pendiri. Pondok Gontor dalam hal ini mengambil pelajaran dari banyak pesantren yang pada saat itu, dimana hanya mengandalkan kharisma Kyai pendirinya dan lupa akan kaderisasi. Meskipun pelan tapi akan perlahan-lahan pudar dan tak tau arah sepeninggalan Kyainya.

Sebab itulah, Pondok Modern Gontor selalu menggaungkan kaderisasi itu penting dengan slogan khasnya “Patah Tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh dan sebelum hilang sudah ada gantinya.” Artinya, dinamika estafet regenerasi dan kaderisasi terus harus berjalan di Pesantren, baik bagi semua santri maupun guru dibina sebagai kader pelanjut perjuangan untuk merealisasikan idealisme pesantren, guna memberikan kebermanfaatan di masyarakat yang luas nantinya.

Menjaga Tradisi Wakaf

Wakaf di Pondok Gontor bukanlah sesuatu yang baru, apalagi asing. Bahkan Pondok Gontor sejak masa awal berdirinya sebagaimana diatas telah diikrarkan sebagai lembaga pendidikan Islam. Pondok Modern Gontor adalah wakaf milik umat bukan milik pribadi sejak tahun 1958. Hal itu tentu saja terinspirasi dari salah satu Universitas tertua di dunia, yaitu Universitas Al-Azhar Mesir. Dimana Al-Azhar mempunyai tanah dan dana wakaf yang tidak terhitung jumlahnya, kemudian memberikan beasiswa bagi banyak mahasiswa hingga bisa tetap eksis di tengah umurnya yang sudah mencapai 1000 tahun lebih.

Karenanya, Pondok Gontor ingin bercita-cita seperti al-Azhar Kairo baik dari sistem wakafnya, dan lain-lain. Pun dalam prakteknya, Gontor tidak hanya menghadirkan wakaf dalam bentuk materi (pondok dan seisinya), tapi juga wakaf dalam bentuk manusia di dalamnya (wakafa basyar), supaya dapat lebih memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dan umat dan Pondok Modern Darussalam Gontor akan terus eksis hingga kapanpun.[]

Sumber Tulisan: ibtimes.id

Penulis: Ahmad Agus Salim (Mahasiswa Magister IAT Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Sebanyak 470 Santri Baru TMI Al-Amien Prenduan Ikuti Ujian Penempatan Kelas

Kiprah Perjuangan KH. M. Tidjani Djauhari MA untuk Muslim Dunia

Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor

Pemkab Bogor Berharap 1.400 Pesantren Terapkan Pendidikan Muadalah

Inilah Isi 8 Risalah Ulama Jatim dan Jateng untuk Pasangan AMIN

TAGGED:100 tahun gontorpesantren modernpondok pesantrenseabad gontor
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Menghafal Al-Qur’an di Luar Pesantren: Apa yang Membuatnya Bertahan

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

suara pesantren
NASIONAL

Gus Yasin Dorong Pondok Pesantren di Jateng Mandiri di Bidang Kesehatan

05/06/2023
100 tahun pondok gontor
SEABAD GONTOR

Yuk Catat! Inilah Jadwal Sujud Syukur dan Pembukaan Peringatan 100 Tahun Pesantren Gontor

18/09/2023
NASIONAL

Sebanyak 75 Pengelola Pesantren di Bireuen Ikuti Pelatihan IT

24/03/2022
100 Tahun Pesantren Gontor, Kisah dari Hutan yang Berubah Jadi Mercusuar Dunia
SEABAD GONTOR

Jejak Satu Abad Gontor, dari Tegalsari hingga Menjadi Pesantren Modern

24/09/2026
hidayat nur wahid
NASIONAL

Wakil Ketua MPR, HNW: Pesantren banyak Melahirkan Tokoh Bangsa

06/07/2023
alumni gontor putri dan muallaf baduy
SEABAD GONTOR

Road to 100 Tahun Gontor: Alumni Gontor Putri Mengabdi untuk Muallaf Baduy

23/11/2024
KILAS PESANTREN

Pesantren Tazakka Batang Gelar Ujian Praktek Mengajar Santri Kelas Akhir

31/12/2023
KILAS PESANTREN

Raih Predikat Eco-Pesantren, Pesantren Jalaluddin Ar Rumi Jember, Kini Bersaing di Tingkat Provinsi

29/12/2023
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?