Menurut Jazilul Fawaid, negara ini merdeka mempunyai tujuan melindungi segenap seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi. Berdasarkan fakta yang ada, di banyak daerah masih terjadi kemiskinan dan kesenjangan sosial.
Di daerah pertanian yang subur, petani pun disebut belum sejahtera. Ia ingin pemerintah terus untuk memeratakan pembangunan agar tercipta kemakmuran.
“Tak ada manfaatnya bila penanaman ideologi tanpa dibarengi dengan kemakmuran,” ujarnya. Diharapkan dari pembangunan yang ada bisa membangun kesejahteraan dan kemakmuran yang merata. “Pembangunan dilakukan agar kekayaan tak berputar pada satu kelompok,” ujarnya. Di Cianjur dirinya berharap agar nasib petani didorong lebih baik. “Bila petani makmur maka negara ini akan maju,” tegasnya.
Sebagai politisi PKB, Jazilul Fawaid merasa bangga sebab dirinya ikut mendorong lahirnya UU Pesantren dan UU Desa. Dua undang-undang tersebut membuat adanya jaminan dan bantuan yang perlu diberikan kepada pesantren dan desa. “Dengan adanya UU Desa maka setiap desa sekarang mendapat anggaran dari APBN,” tuturnya. “Pun demikian dengan adanya UU Pesantren membuat lembaga pendidikan ini wajib untuk dibantu,” tambahnya.

