Suarapesantren.com – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila (HKP).
Bantuan tersebut menyasar berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari akses listrik bagi keluarga kurang mampu, dukungan pendidikan untuk mahasiswa dan santri, bantuan operasional pesantren, hingga bantuan bagi keluarga yang terdampak musibah.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial YBM PLN dengan menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai ruang untuk menerjemahkan nilai gotong royong dan kemanusiaan dalam aksi nyata.
Dua Keluarga di Takalar Terima Bantuan Listrik Gratis
Di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, YBM PLN menyalurkan bantuan listrik gratis kepada dua keluarga kurang mampu di Desa Ko’mara.
Kedua penerima bantuan tersebut yakni Rahim, warga Pammukulu, dan Sita Dg Nganne, warga Tetetanrang.
Manager PLN ULP Takalar, Sulawesi Selatan, Bustamin mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus menunjang aktivitas mereka sehari-hari.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan semangat kepedulian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Bantuan listrik gratis diharapkan dapat meringankan beban penerima manfaat sekaligus mendukung aktivitas keluarga mereka,” ujar Manager PLN ULP Takalar, Sulawesi Selatan, Bustamin melalui keterangannya di Makassar, Senin. dilansir dari makassar.antaranews.com
Menurut Bustamin, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian YBM PLN kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar berupa akses listrik.
Dukungan Pendidikan untuk Mahasiswa Pinrang
Kepedulian YBM PLN juga menyentuh sektor pendidikan. Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, YBM PLN UP3 Pinrang memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa Institut Cokroaminoto Pinrang.
Bantuan tersebut disalurkan dalam rangkaian Latihan Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa dan Penyerahan Beasiswa LAFRAN.
Bantuan diberikan langsung kepada mahasiswa penerima dan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan sekaligus membantu mereka mengembangkan potensi serta kemampuan kepemimpinan.
Rektor Institut Cokroaminoto Pinrang Iqbal Mukaddas mengapresiasi dukungan YBM PLN terhadap mahasiswa dan dunia pendidikan.
“Bantuan ini tentu menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi, mengembangkan kepemimpinan dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Santri Konawe Dapat Peralatan Sekolah dan Bantuan Pesantren
Di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, kepedulian YBM PLN diarahkan kepada santri Pesantren Hidayatullah Konawe.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas 10 paket peralatan sekolah bagi pelajar yatim dan dhuafa, paket sembako, serta bantuan dana operasional pondok.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan para santri sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas pesantren.
Program tersebut juga menjadi bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih besar agar tetap dapat menjalani pendidikan dengan baik.
Bantuan untuk Keluarga Korban Kebakaran di Bombana
Sementara itu, di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, YBM PLN UP3 Kendari melalui PLN ULP Bombana memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak musibah kebakaran rumah di dua lokasi.
Bantuan tersebut menjadi bentuk respons sosial terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah kebutuhan akibat kebakaran.
Pancasila Diterjemahkan melalui Aksi Nyata
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar Fazli Arrazaq mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk penerapan nilai kepedulian, gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam semangat Hari Kesaktian Pancasila.
“Semangat Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita untuk menerjemahkan nilai-nilai kepedulian, gotong royong, kemanusiaan dan keadilan sosial melalui aksi nyata,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pengurus YBM PLN dan seluruh insan PLN yang telah berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat.
Beragam bantuan yang disalurkan di Takalar, Pinrang, Konawe, dan Bombana menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak hanya hadir dalam satu bentuk. Mulai dari kebutuhan listrik, pendidikan, dukungan pesantren, hingga bantuan bagi korban musibah, seluruhnya diarahkan untuk membantu masyarakat agar dapat menjalani aktivitas dan kehidupan dengan lebih baik.
Melalui program tersebut, YBM PLN bersama insan PLN berupaya menjadikan nilai-nilai Pancasila tidak berhenti sebagai slogan, tetapi hadir dalam bentuk dukungan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

