Suarapesantren.com – Tokoh ulama Abu Bakar Ba’asyir menghadiri rangkaian peringatan Milad Seabad Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu. Kehadirannya menjadi bagian dari perayaan besar yang mempertemukan ribuan alumni, ulama, serta berbagai tokoh dari sejumlah daerah.
Dalam kunjungannya, Ba’asyir tampak berkeliling meninjau sejumlah stan bazar yang disiapkan panitia. Ia juga mengikuti berbagai agenda yang digelar untuk memperingati 100 tahun perjalanan salah satu pesantren terbesar di Indonesia tersebut.
Apresiasi Perjalanan Satu Abad Gontor
Di sela kunjungannya, Ba’asyir menyampaikan apresiasi atas kiprah panjang Pondok Modern Darussalam Gontor yang telah mengabdikan diri di bidang pendidikan selama satu abad.
“Selamat dan mudah-mudahan lebih kuat lagi di dalam usaha pendidikan pesantren,” katanya. dilansir dari jatim.antaranews.com
Menurut Ba’asyir, keberadaan pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Selain membekali ilmu pengetahuan, pesantren juga menjadi tempat menanamkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, ia berharap lembaga pendidikan pesantren terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat.
Ba’asyir juga mendoakan agar Gontor terus memperkuat kiprahnya dalam dunia pendidikan Islam dan tetap menjadi salah satu rujukan pendidikan pesantren di Indonesia.
Milad Seabad Jadi Momentum Penguatan Peran Pesantren
Peringatan Milad Seabad Gontor dihadiri ribuan alumni, santri, ulama, serta sejumlah tokoh nasional dan pejabat pemerintah. Berbagai kegiatan digelar sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pesantren yang berdiri sejak 1926 tersebut.
Momentum Milad Seabad Gontor sekaligus menjadi penanda kontribusi pesantren dalam pengembangan pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia di Indonesia. Selama 100 tahun, Gontor terus dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi berilmu, berkarakter, dan berwawasan luas.

