Suarapesantren.com | Depok–Hari ini, Kamis 15 Januari 2026, alumni pesantren Madinatul Qur’an Depok, Jaziel Jazaillah Muyassar, tepatnya alumni SMA TQT MQ angkatan pertama, berangkat menuju tanah suci Madinah Al-Munawarah untuk melanjutkan studi S1 di Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi.
Sebelumnya telah ada alumni MQ Depok yang diterima di UIM dua tahun lalu, yaitu Faris Sofwan Haidar. Jaziel merupakan alumni kedua MQ yang diterima di universitas bergengsi tersebut. Diterimanya putra ketiga KH Dr Sholihien Hadzieq ini di salah satu universitas Islam terbaik dunia melalui jalur tes tentu sesuatu yang sangat menggembirakan dan membanggakan.
Jaziel, yang sebelumnya telah kuliah selama 4 semester di KUIPs (Kolej Universiti Islam Perlis) Malaysia kemarin berpamitan ke almamaternya, yaitu pesantren MQ Depok dalam momen Pelepasan. Di hadapan pimpinan dan santri MQ, Jaziel menyatakan bahwa MQ Depok adalah tempat yang sangat berkesan dalam perjalanan hidupnya.
Di pesantren MQ Depok dirinya dibina bukan hanya dalam aspek keilmuan, tetapi juga akhlak, kedisiplinan, dan semangat perjuangan dalam menuntut ilmu. “Lingkungan yang kondusif, para asatidz yang ikhlas membimbing, serta kebersamaan dengan para santri menjadi pengalaman berharga yang akan selalu saya ingat,” ungkapnya.
Tak lupa Jaziel berpesan kepada para santri. “Manfaatkan waktu sebaik mungkin selama mondok di MQ Depok. Jaga niat dalam menuntut ilmu, bersungguh-sungguh dalam belajar, maksimalkan segala potensi yang ada untuk upgrade skill dan pengembangan diri dalam hal apapun itu, dan jangan pernah merasa kecil untuk bermimpi besar. Proses di pesantren mungkin terasa berat, tetapi insyaAllah hasilnya akan sangat bernilai di masa depan,” ucapnya menyemangati adik-adik angkatannya.
Dirinya berharap Pesantren MQ Depok terus istiqamah dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi untuk umat. “Semoga MQ Depok semakin berkembang, semakin dikenal luas, dan terus melahirkan alumni-alumni yang membawa nama baik pesantren di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya di hadapan para santri.
Sementara pengasuh pesantren MQ Depok, KH Ghufron Hasan mengatakan, abang atau kakak Jaziel adalah bukti nyata bahwa pesantren MQ Depok mampu melahirkan kader yang berkualitas, karena diterima di Universitas Islam Madinah (UIM), salah satu universitas Islam terbaik di dunia. “Kak Jaziel insyaAllah akan jadi kader ulama atau kader dakwah dari MQ ke depan. Ilmunya linier setelah lulus dari SMP TQT MQ langsung lanjut ke SMA TQT MQ. Semoga antum semua bisa mengikuti jejak Kak Jaziel,” tandas beliau di hadapan para santri ba’da shalat Ashar. (dz)

