SUARA PESANTREN | Tegal–Pada hari Sabtu, 9 November 2024, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Pondok Modern Darussalam Teknologi Tegal (PM Data). Dalam sambutannya, Kiai Hasan berpesan agar kita senantiasa berkomitmen untuk menjadi orang yang baik.
“Jangan pernah merasa bosan untuk berbuat baik,” tutur Kiai Hasan dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan Pondok Pesantren dari seluruh Kabupaten Tegal serta ribuan masyarakat setempat.
Sementara itu, Pimpinan PM Data, KH Fauzi Iriyanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam acara tersebut.
“Kami segenap Pimpinan dan Yayasan Pondok Modern Darussalam Teknologi Tegal (PM Data), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kebaikan, bantuan, support, doa dan dukungan kepada kami baik riil maupun meteriil sehingga acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan PM Data dapat berjalan dengan baik dan sukses serta penuh keberkahan dari Allah SWT,” kata Ustadz Fauzi dilansir Gontornews.com.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas segala khilaf, salah dan kekurangan kami dalam menyambut, meladeni, melayani dan membersamai bapak ibu sekalian selama acara berlangsung,” sambung pria yang sempat mengemban amanah sebagai Sekretaris Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor itu.
Sebagai informasi, Pondok Modern Darussalam Teknologi Tegal (PM Data) berlokasi di Desa Dukuhjati Kidul Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Pada tahal awal, pembangunan pesantren akan berfokus pada pembangunan masjid.
Hadir dalam acara tersebut, Pimpinan Pondok Modern Tazakka sekaligus Sekretaris Jenderal Forum Pesantren Alumni Gontor KH Anang Rikza Masyhadi, Pimpinan Pondok Pesantren Bina Madani sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Jakarta KH Masrur Syamhari, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Furqon Danawarih Tegal sekaligus Ketua IKPM Tegal, KH Taufiq Faizin, Wakil Ketua Forum Bisnis IKPM Gontor Sefi Khirrijil Yaman dan sejumlah perwakilan Pondok Pesantren se-Kabupaten Tegal, perangkat daerah dan perwakilan TNI/Polri Kabupaten Tegal.[]

