SUARA PESANTREN | Sebanyak 549 santri dari berbagai balai pengajian, dayah maupun pesantren di Bireuen sejak beberapa waktu lalu mendaftar ikut seleksi lomba tahfidz yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Dayah Bireuen yang akan berlangsung mulai Senin (7/10/2024).
Seleksi tahfidz berbagai tingkatan dan usia untuk memperoleh bantuan beasiswa Pemkab Bireuen yang akan disalurkan melalui Dinas Pendidikan Dayah.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar SAg MAP dilansir Serambinews.com, Minggu (6/10/2024) mengatakan, beberapa waktu lalu membuka pendaftaran seleksi tahfidz, hingga akhir pendaftaran jumlah yang mendaftar sebanyak 549 orang.
Jumlah tersebut dibagi enam tingkatan hafalan dan menurut usia. Peserta tidak dibatasi, syaratnya cuma santri yang memiliki Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan Pemkab Bireuen dan mendapatkan rekomendasi dari pimpinan dayah.
Tingkatan pertama hafalan Juz Amma usia peserta maksimal 13 tahun, jumlah peserta 250 orang, kedua hafalan 1 juz, juz Alif Lam Mim usia maksimal 13 tahun jumlah peserta 51 orang.
Selanjutnya, hafalan tiga juz mulai dari juz 1-3, usia 14 tahun, jumlah peserta mendaftar 89 orang, hafalan lima juz mulai juz 1 sampai juz 10 usia pendaftar 15 tahun jumlah peserta 65 orang.
Berikutnya, hafalan 10 juz mulai juz 1 sampai juz 10 peserta berusia 17 tahun jumlah peserta 70 orang, hafalan 20 juz mulai juz 1 sampai juz 20, usia peserta 19 tahun jumlah peserta tujuh orang dan terakhir hafalan 30 juz mulai juz 1 sampai juz 30, jumlah peserta tujuh orang.
Seleksi Tahfidz Al-Qur’an dilaksanakan untuk memenuhi kuota menurut mata lomba hafalan masing-masing.
Panitia pelaksana telah mempersiapkan dewan hakim yang profesional menurut bidangnya, baik yang berasal dari dayah maupun dari kampus dalam Kabupaten Bireuen
Dari 549 peserta yang mendaftar, nantinya akan tersisa 193 santri untuk mendapatkan beasiswa berprestasi.
Jumlah beasiswa yang tersedia 266 juta rupiah. Masing-masing santri akan mendapatkan bervariasi tergantung jenis mata lomba, mulai dari 1 sampai 5 juta rupiah. “Adapun sumber anggaran berasal dari dana DOKA APBK Bireuen tahun 2024,” sebut Anwar.[]

