SUARA PESANTREN | Lumajang–Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendampingi Pondok Pesantren Darul Muhajirin menjadi eco-pesantren untuk mendorong masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren agar menerapkan pola hidup yang berwawasan lingkungan.
“Program itu bertujuan untuk mengedukasi dan membimbing santri dalam pengelolaan sampah secara mandiri, pelestarian lingkungan, serta menciptakan lingkungan yang sehat,” kata Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang Gunawan Eko dalam keterangan tertulisnya dilansir Antara, Rabu (03/07).
Pihak DLH Lumajang memberikan pendampingan program eco-pesantren di Pondok Pesantren Darul Muhajirin di Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit secara maksimal.
“Eco-pesantren adalah inisiatif strategis pemerintah untuk membangun kesadaran lingkungan sejak dini di kalangan peserta didik pesantren,” tuturnya.
Dalam program tersebut, lanjut dia, para santri diajarkan untuk mengelola sampah dengan benar, melakukan upaya pelestarian lingkungan seperti penghijauan, serta mempromosikan praktik-praktik ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mendorong pesantren untuk menerapkan pola hidup yang berwawasan lingkungan, sehingga dapat memberikan contoh positif bagi masyarakat sekitar,” katanya.

