Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: KH. Yasyfi Afazani, Kiai Muda asal Garut Berprestasi dalam Liga Memanah Berkuda di Malaysia
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > KIAI-USTADZ > KH. Yasyfi Afazani, Kiai Muda asal Garut Berprestasi dalam Liga Memanah Berkuda di Malaysia
KIAI-USTADZ

KH. Yasyfi Afazani, Kiai Muda asal Garut Berprestasi dalam Liga Memanah Berkuda di Malaysia

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 19/09/2023 4 Min Read
Share
KH. Yasyfi Afazani-2

SUARA PESANTREN | Jakarta–KH. Muhammad Yasyfi Afazani, MPd merupakan sosok kiai muda. Sehari-harinya mendidik ribuan santri di Pondok Pesantren Darussalam dan Darul Muqoddas Garut Jawa Barat.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Di balik kesibukannya mendidik ribuan santri dan berdakwah, KH. Yasyfi Afazani sesekali menyempatkan diri berolahraga berkuda dan memanah. Kegiatan olahraga itu kemudian menjadikannya meraih prestasi dalam Liga Memanah Berkuda di Malaysia.

Yasyfi merupakan sosok kiai muda. Sehari-harinya mendidik ribuan santri di Pondok Pesantren Darussalam dan Darul Muqoddas, Sindangsari, Kersamanah, Garut, Jawa Barat. Setidaknya terdapat 2.500 santri di pesantren tersebut.

Tidak hanya mendidik santri, Kiai Yasyfi yang pernah mengikuti AKSI Indosiar tahun 2013 itu juga disibukkan dengan kegiatan berdakwah kepada masyarakat sekitar dengan Majelis Akhlaq Kareema. Tidak jarang juga dia berceramah di sejumlah wilayah di Indonesia.

Yasyfi merupakan generasi kedua Pondok Pesantren Darussalam, Kersamanah, Garut. Dia adalah putra pertama salah satu pendiri pesantren tersebut, KH. Cecep Ishaq Asy’ari Mu’thie.

Seperti dilansir merdeka.com, Yasyfi bercerita bahwa dalam seminggu beberapa kali selalu menyempatkan untuk berolahraga berkuda dan memanah.

“Untuk kesehatan saja, karena agar prima saat mendidik dan berdakwah kan harus sehat dan fokus,” kata Yasyfi, Senin (18/9).

Olahraganya itu ternyata membawa prestasi yang cukup membanggakan. Akhir pekan kemarin, dia meraih juara dua dalam kejuaraan panahan sambil menunggang kuda di Rembau, Negeri Sembilan, Malaysia.

Dalam kejuaraan tersebut, Yasyfi yang merupakan salah satu peserta asal Indonesia bersaing dengan pemanah dan pekuda dari sejumlah negara lainnya seperti Brunei, Malaysia, Singapura, bahkan ada juga dari India.

Dia mengaku baru pertama kali mengikuti kejuaraan tersebut dan sebelumnya pun tidak pernah ikut kejuaraan serupa. Yasyfi pun tidak menyangka dirinya kemudian mendapatkan undangan untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Karena saya tidak pernah ikut acara atau event di Indonesia, jadi ketiak saya ada undangan baru saya berlatih 1 bulan sebelum pemberangkatan. Dalam kejuaraan itu saya ikut di katagori pemula, karena untuk kejuaraan ini saya memang betul-betul pemula,” ujar dia.

Dalam kejuaraan tersebut, dia bergabung dengan peserta asal Indonesia Lainnya dari Jawa Timur dan lainnya.

Para peserta mengikuti sejumlah kelas, mulai pemula dan intermediate, disesuaikan dengan keahlian peserta.

Meski masih sebagai pemula dan baru pertama kali ikut kejuaraan, ia bersyukur bisa menjadi juara dua di kelas pemula.

“Saingannya memang berat yang dari negara lain, apalagi yang dari negara lain itu yang dikirimkan memang hasil seleksi di negaranya masing-masing,” ungkap Yasyfi.

Selain saingannya yang berat, hal lain yang menjadi tantangan adalah pelaksanaan lomba yang dilakukan malam hari.

Apalagi saat mengikuti lomba, dia baru saja melaksanakan sejumlah kegiatan sebagai Kyai di sejumlah tempat sehingga kondisi badannya kurang fit.

“Tapi Alhamdulillah bisa maksimal di beginner, hanya di intermediate karena digelar pagi jadi kita baru selesai jam 12 (malam) lebih untuk lomba ini dan istirahat jam 2 an kemudian solat subuh, waktu tidur itu sedikit jadi ketika di intermediate saya kurang maksimal dan memang lawan-lawannya lebih tangguh lagi,” kata dia.

Diakui Yasyfi, lomba diikutinya menjadi bagian dari syiar yang dilakukannya.

“Mungkin ada yang melihat saya sebagai kiai, tapi di sini saya juga belajar, yang harapannya ini menjadi syiar bahwa belajar itu memang perlu dilakukan oleh semua orang, apakah santrinya termasuk juga pimpinan pondoknya,” pungkasnya. [rojink]

Sumber: Merdeka.com

 

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Mengenal Lebih Dekat Habib Luthfi, Ulama Kharismatik dari Pekalongan

KH Mad Rodja Sukarta, Istiqomah Berjuang di Jalur Pesantren

Cholil Nafis, Kiai Muda jadi Ketua Komisi Dakwah MUI

KH. Asep Saifuddin Chalim, Sulap Gudang Kayu Jadi Pesantren Modern Amanatul Ummah

Aipda Julianto Pane: Polisi yang Jadi Kiai di Pesantren Ruhul ‘Azam di Aceh

TAGGED:darussalam garutKH. Yasyfi Afazanikiai mudapanah berkuda
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

awaluddin faj primago
KIAI-USTADZ

Ustadz Awaluddin Faj Pengasuh Pesantren Primago Depok Raih Gelar Doktor di UIK Bogor

07/07/2023
KIAI-USTADZ

Alwi, Ustadz Bangkit Lewat Dapur MBG, Kini Bantu Ekonomi Keluarga

21/04/2026
KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I
KIAI-USTADZ

Kiai Didik, Raih Predikat Mumtaz Program Doktoral di King Abdul Aziz University

26/05/2023
oni sahroni
KIAI-USTADZ

Ustadz Oni Sahroni Raih Baznas Award sebagai Ulama Pendukung Zakat

30/08/2025
nur cholis madjid
KIAI-USTADZ

IPK 3,98, Ustadz di Pesantren Al-Amien Raih Lulusan Terbaik Program Doktor di UMM

31/05/2023
KH.-Dr.-Sholihien-Hadziq
KIAI-USTADZ

KH Sholihien Hadziq Menyiapkan Generasi Unggulan dari Madinatul Qur’an Depok

28/03/2026
gus
KIAI-USTADZ

Pondok Pesantren Al-Badri: Menjaga Tradisi Pendidikan Agama di Tengah Perkembangan Zaman

02/06/2026
KIAI-USTADZ

KH Ahmad Fuad Noerhasan Jadi Pengasuh Pesantren Sidogiri

29/07/2021
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?