Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Kemenag Sebut Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah Tempat Santri Tewas Belum Berizin
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > NASIONAL > Kemenag Sebut Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah Tempat Santri Tewas Belum Berizin
NASIONAL

Kemenag Sebut Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah Tempat Santri Tewas Belum Berizin

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 28/02/2024 3 Min Read
Share
Waryono-Abdul-Ghafur
Waryono Abdul Ghafur

SUARA PESANTREN | Jakarta–Seorang santri Pondok Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah, Bintang Balqis Maulana (14) asal Banyuwangi meninggal dunia di Pesantren Al Hanifiyah, di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Kementerian Agama mengatakan, bahwa pesantren di tempat santri yang tewas dianiaya oleh seniornya belum berizin alias tidak terdaftar di Kemenag.

“Nah memang ada pesantren-pesantren yang diduga tidak berizin. Itulah yang seringkali melakukan perundungannya. Mohon maaf yang terakhir ini yang terjadi, ini juga yang kediri Itu adalah pesantren yang belum punya NSP (nomor statistik pesantren),” kata Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono Abdul Gofur di kantor Kemenag, Jakarta Pusat, seperti dilansir era.id, Selasa (27/2/2024).

Akan tetapi, untuk tempat sekolah korban di madrasah yang sudah berizin.

“Santri ini sekolah di Tsanawiyah yang pesantrennya punya NSP, Tapi dia sendiri mondok di pesantren yang belum punya NSP. Tapi madrasahnya ini ada di Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK), di tempat lain. Jadi bukan di pondok itu,” tambahnya.

Untuk itu, dia menganjurkan kepada para pimpinan pondok pesantren agar dapat mengajukan izin pesantren ke Kemenag.

“Nah makanya kami mengapa sangat menganjurkan agar para pendiri pesantren, muasis pesantren Itu berizin karena dengan izin itulah, kami bisa dalam tanda petik ya melakukan intervensi atau bahasanya pemantauan gitu ya. Sekaligus juga kami memberikan akses terhadap sumber daya kementerian. Misalnya bantuan gitu kan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar video memperlihatkan jenazah santri yang kain kafannya dibuka oleh keluarganya penuh denga luka-luka. Diduga santri tersebut tewas dianiaya.

Informasi yang dihimpun ERA.id, jenazah santri itu berasal dari Pondok Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah, Mojo, Kediri, Jawa Timur, Bintang Balqis Maulana (14).

Diketahui jenazah Bintang yang berasal dari  Afdeling Kampunganyar, Kendenglembu, Karangharjo, Glenmore, Banyuwangi ini dipulangkan kerumahnya dari ponpes dalam kondisi meninggal dunia, pada Sabtu (24/2/2024) dini hari.

Kakak korban Mia Nur Khasanah (22) menyampaikan pihak keluarganya pun curiga adanya ceceran darah dan bersikeras untuk membuka kain kafan jenazah santri tersebut. Akhirnya, saat dibuka keluarga pun histeris melihat kondisi jenazah Bintang.

“Saya bilang Astaghfirullah. Luka lebam di sekujur tubuh ditambah ada luka seperti jeratan leher. Hidungnya juga terlihat patah,” tambah Mia.

Mia menyebut, saat meilihat kondisi tubuh Bintang terdapat juga luka sundutan rokok di kaki korban. Jumlahnya lebih dari satu. Termasuk satu luka mengaga pada dada korban.

“Saya nangis, ini sudah pasti bukan jatuh, tapi dianiaya,” katanya.[roji]

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Berjuang dari Pulau Terluar, Ponpes As Salam Al Azhar Enggano Cetak Generasi Berakhlak Meski Serba Terbatas

BKsPPI Minta Pesantren Tak Dikaitkan dengan Terorisme

Direktur PD Pontren Sayangkan Beberapa Pihak Belum Paham UU 18/2019

TNI Bantu Bor Sumur di Ponpes Bangkalan, Bantu Ribuan Warga Hadapi Krisis Air Bersih Saat Kemarau

Peluang Besar Pesantren untuk ‘Menguasai’ Ekonomi Syariah

TAGGED:Pesantren PPTQ Al Hanifiyyahwaryono abdul ghafur
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

Gus Imin Luncurkan Pembangunan 1000 Dapur MBG Khusus Pesantren
NASIONAL

Gus Imin Luncurkan 1.000 Dapur MBG, Target Jangkau 3 Juta Santri

04/05/2026
NASIONAL

P3M dan DJP Resmikan Tax Center Pesantren untuk Perkuat Literasi Pajak

29/12/2023
penjaminan mutu pesantren
NASIONAL

Majelis Masyayikh Luncurkan Dokumen Penjaminan Mutu Pesantren

14/11/2023
pesantren muhammadiyah
NASIONAL

LP2 PP Muhammadiyah Dorong PesantrenMu Tumbuh dan Berkembang

10/01/2026
NASIONAL

Membuat Cadangan Sumber Air di Pesantren Kulonprogo, Solusi Berkelanjutan

15/12/2024
NASIONAL

Bank BTN Libatkan Pesantren Mengedukasi Santri Jadi Developer

29/10/2023
program opop
NASIONAL

Sebanyak 2.174 Pesantren di Jabar Ikut Pelatihan dan Magang Program OPOP

09/06/2023
NASIONAL

Marwan Jafar: Pesantren Memerlukan Perhatian Sarana dan Prasarana

16/08/2020
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?