Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Kiai Didik, Raih Predikat Mumtaz Program Doktoral di King Abdul Aziz University
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > KIAI-USTADZ > Kiai Didik, Raih Predikat Mumtaz Program Doktoral di King Abdul Aziz University
KIAI-USTADZ

Kiai Didik, Raih Predikat Mumtaz Program Doktoral di King Abdul Aziz University

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 26/05/2023 5 Min Read
Share
KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I

SUARA PESANTREN | Satu lagi kabar membanggakan, merebak dari kalangan alumni TMI Al-Amien Prenduan. KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., menyelesaikan studi doktoralnya, pada Program Studi Tafsir Hadits, di King Abdul Aziz University, Jeddah, Senin (22/05). Tak tanggung-tanggung, Kiai Didik, demikian sapaan akrabnya, lulus dari universitas terkemuka tersebut dengan predikat mumtaz.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

“Al-fadhlu-Llāh awwalan wa ākhiron,” demikian alumni tahun 1995 ini mengawali pembincangan, saat redaksi situs tmial-amien.sch.id mewawancarainya. Kiai Didik mengaku, keberhasilannya tak lepas dari jasa kedua orang tua, para pimpinan dan masāyikh, serta para asātidz Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Khususnya, wali kelas ketika ia duduk di kelas I D TMI Al-Amien Prenduan, Ustaz Syamsul Arifin. Sang wali kelaslah, yang telah berjasa meletakkan pondasi keilmuan dalam dirinya.

Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarok ini juga menjelaskan, bahwa sejak kelas 3 TMI Al-Amien Prenduan, ia sudah diminta mengurus perpustakaan yang langsung berada di bawah pengawasan Kiai Tidjani, Pimpinan dan Pengasuh Al-Amien Prenduan, saat itu. Dari Kiai Tidjani, ia banyak belajar menggeluti keilmuan dan membangun jaringan, baik lokal maupun internasional.

Sejak saat itu, Kiai Didik mulai mengenal sekelumit ilmu tafsir melalui kitab-kitab tafsir yang direkomendasikan oleh Kiai Tidjani. Misalnya, Kiai Tidjani pernah memberinya kitab tafsir Adwā’u al-Bayān karangan Syekh al-Amīn asy-Syinqithi, saat hendak mengikuti lomba tafsir di Gontor. Untuk itu, Kiai Didik sangat bersyukur. Bahkan kitab itulah, yang ia jadikan rujukan utama dalam menyelesaikan disertasinya, dalam hal tafsir bil ma’tsūr. “Kiai Tidjani yang telah menginspirasi saya fokus belajar ilmu tafsir Al-Qur’an,” kenangnya.

Setahun kemudian, setelah dipercaya mengurus perpustakaan itu, Kiai Didik mulai tertarik menghafal Al-Qur’an. Ia bahkan merelakan waktu kosong, yang semestinya ia gunakan untuk melepas penat dari padatnya kegiatan pondok, untuk menghafal Al-Qur’an. “Setiap habis Ashar, kalau kebetulan saya tidak tugas jaga perpustakaan, saya selalu menghafal di Rayon Al-Munir,” jelas Kiai Didik, dengan menyebut salah satu tempat mukim di area TMI Al-Amien Prenduan.

Upaya Kiai Didik untuk bisa menghafal Al-Qur’an dengan baik, tidak berhenti di Al-Amien. Bahkan, selama menjalani masa pengabdian, ia juga menyelang waktu untuk tetap fokus menghafal Al-Qur’an, di Pesantren asy-Syifa, Bantul. “Tidak hanya itu, beberapa kali juga setor ke Kiai Nawawi, di Pesantren Ngerukem, Bantul, bareng KH Junaidi, Mudir MTA (Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Al-Amien Prenduan.red), saat ini,” tambahnya.

Selepas masa pengabdian, Kiai Didik kembali melanjutkan hafalan Al-Qur’an 30 juz, di Madrasah Sirojiyah Harypur, Pakistan. Setelah itu Kiai yang kini berdomisili di Bogor tersebut, melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam Madinah, Fakultas Hadits dan Islamic Studies.

Selama berada di Madinah, ayah delapan anak itu mulai berpikir untuk membuka lembaga tahfiz, untuk alumni pesantren modern. Pertimbangannya, alumni pesantren modern, sudah memiliki kemampuan Bahasa Arab dan jiwa leadership yang matang. Sehingga, mereka akan lebih mudah dalam mengatur waktu ketika harus menghafal Al-Qur’an. “Jadi, nggak perlu lagi ngobrak-ngabrik. Nggak perlu lagi dipaksa dan dimotivasi. Itu berkaca kepada perjalan hidup saya pribadi,” ungkapnya.

Dari pemikiran itu, Kiai Didik mulai membuka program el-Kid, yang tujuan utamanya untuk mencetak para imam dan profesional penghafal Al-Qur’an. Program yang diprakarsai Sekjen Lembaga Tahfiz se-Indonesia, Robithoh Ma’ahidil Qur’an itu, menyasar setiap anak didik, yang pada tahun pertama dan kedua fokus pada Al-Qur’an dan Bahasa Arab. Adapun ilmu lain, akan diajarkan menyusul di kemudian waktu.

“Kegagalan-kegagalan lembaga yang menggabungkan antara sains dengan agama, terutama menghafal Al-Qur’an, karena di waktu yang bersamaan mereka dituntut dua-duanya,” terangnya. Menurut pandangan Kiai Didik, sistem semacam itu tidak efektif. Karena dapat mengganggu fokus santri, untuk mendalami sesuatu yang harus mereka dahulukan, yakni menghafal Al-Qur’an.

Ke depannya, selepas studinya selesai secara administratif, alumni TMI Al-Amien Prenduan tahun 1995 yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PULDAPII periode 2015-2017 itu, akan kembali ke Indonesia, untuk terus berjuang di bidang Al-Qur’an dan Ilmu Tafsir. Meskipun banyak tawaran dari para koleganya untuk tinggal di negeri Raja Salman, ia memilih untuk tetap kembali ke pangkuan ibu pertiwi. “Panggilan batin saya adalah berjuang di Indonesia. Terutama dalam bidang Al-Qur’an dan Tafsir,” pungkasnya. [roj]

Sumber: https://tmial-amien.sch.id/

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Ponpes Darul Amanah Kendal Raih Penghargaan Digitalisasi Pendidikan Terbaik Nasional

Spirit Meneladani Rasulullah dalam Pergantian Pengurus Santri Pesantren Mahasina Bekasi

Inilah Pesan Kemenag untuk Santri pada Hari Santri 2020

Majelis Masyayikh Pesantren: Wujudkan Mekanisme Cegah Kekerasan Seksual

Legislator PKB Bicara Perjuangan Lahirkan Ditjen Pesantren

TAGGED:alumni pesantrenekonomi pesantrenhari santrikemandirian pesantrenkiaikoperasi pesantrenoesantren tradisional terbaikpendidikan islam tertuapendidikan pesantrenpesantren lansiapesantren modernpesantren modern terbaikpesantren muadalahpesantren terbaikpesantren tradisionalpesantren unggulanpesantren wadi mubarakpondok pesantrenpontrenreview pesantrensantrisuara masjidsuara pesantren
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

INFO BEASISWA

Santri Jepara Juara 1 MQKN, Gus Haiz Hadiahkan Beasiswa

19/07/2023
hari santri
NASIONAL

Kado Hari Santri, Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren

22/10/2025
oni sahroni
KIAI-USTADZ

Ustadz Oni Sahroni Raih Baznas Award sebagai Ulama Pendukung Zakat

30/08/2025
NASIONAL

Ketua RMI NU Sebut Pesantren Terbanyak Ada di Jawa Barat, Ternyata ini Sebabnya

17/10/2023
NASIONAL

PBNU Menggelar Rakernas di Pesantren Cipasung Tasikmalaya

24/03/2022
santri
INFO BEASISWA

Para Santri akan Dapat Beasiswa Non Degree selama 4-6 Bulan dari Kemenag

16/05/2024
mendes pdtt
NASIONAL

Mendes PDTT Sebut Pesantren Bagian dari Pilar Pembangunan Desa

03/06/2023
KIAI-USTADZ

Cholil Nafis, Kiai Muda jadi Ketua Komisi Dakwah MUI

01/07/2020
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?