Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Direktorat Jenderal Pesantren Didorong Perkuat Dakwah di Ruang Digital
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > OPINI > Direktorat Jenderal Pesantren Didorong Perkuat Dakwah di Ruang Digital
OPINIPendidikan Islam

Direktorat Jenderal Pesantren Didorong Perkuat Dakwah di Ruang Digital

Salma
Salma Published 27/10/2026 5 Min Read
Share
Fahmi Arif El Muniry
dok. kemenag.go.id

Dakwah di Indonesia telah lama tumbuh dari serambi masjid, langgar, hingga lingkungan pesantren. Dahulu, kiai menyampaikan ilmu melalui kitab, santri menyimak dengan tekun, dan masyarakat datang untuk memperoleh pencerahan. Kini, dakwah memiliki ruang yang jauh lebih luas melalui media digital. Pesan keagamaan dapat menjangkau masyarakat lintas wilayah hanya melalui layar telepon genggam.

Daftar Isi
Pesantren dan Tantangan Dakwah di Era DigitalDirektorat Jenderal Pesantren sebagai PenggerakMembangun Jejaring dan Kolaborasi PesantrenTeknologi Berjalan Bersama Etika KeilmuanDari Pesantren untuk Indonesia dan Dunia
- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Namun, kemudahan teknologi tidak selalu berbanding lurus dengan kedalaman pemahaman. Nasihat keagamaan harus bersaing dengan sensasi, sementara informasi yang cepat menyebar belum tentu memiliki landasan keilmuan yang kuat. Dalam situasi ini, pesantren perlu mengambil peran lebih besar. Salah satu langkah strategis yang dapat dikembangkan adalah membangun Dakwah Digital Center berbasis pesantren sebagai gerakan nasional.

Pesantren dan Tantangan Dakwah di Era Digital

Pesantren memiliki modal penting untuk memperkuat dakwah digital, mulai dari sanad keilmuan, tradisi kitab kuning, keteladanan kiai, hingga jaringan alumni yang tersebar di berbagai daerah. Potensi tersebut perlu dikelola secara terarah agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah derasnya arus informasi.

Dalam Understanding Media: The Extensions of Man (McGraw-Hill, 1964), Marshall McLuhan menjelaskan bahwa medium turut membentuk cara manusia menerima pesan. Artinya, dakwah digital bukan sekadar memindahkan pengajian ke YouTube, TikTok, atau platform lainnya. Perubahan media membutuhkan pendekatan komunikasi yang sesuai tanpa menghilangkan substansi keilmuan.

Sementara itu, Nicholas Carr melalui The Shallows (W. W. Norton, 2010) mengingatkan tentang pengaruh lingkungan internet terhadap kebiasaan membaca dan berpikir. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pesantren yang menjaga tradisi pengkajian mendalam. Pesantren perlu mempertemukan kedalaman ilmu dengan kemampuan menyampaikan pesan secara menarik dan mudah dipahami.

Direktorat Jenderal Pesantren sebagai Penggerak

Direktorat Jenderal Pesantren dapat mengambil peran sebagai penggerak utama dalam membangun Dakwah Digital Center. Inisiatif ini tidak harus dimulai dengan pembangunan gedung atau penyediaan peralatan mahal. Langkah awal dapat dilakukan melalui penyusunan kebijakan, program kerja, pelatihan, serta pembentukan jaringan antarpesantren.

Pemikiran Malik bin Nabi dalam Mushkilat al-Tsaqafah (Dar al-Fikr, 1984) menempatkan kebudayaan sebagai unsur penting dalam pembentukan masyarakat. Perspektif tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya persoalan perangkat teknologi, melainkan juga pembentukan manusia dan budaya kolaborasi.

Karena itu, santri perlu didorong menjadi pelaku dakwah digital yang memiliki pengetahuan agama, keterampilan komunikasi, dan tanggung jawab moral. Mereka dapat memproduksi video edukatif, podcast pengajian, dokumenter pesantren, hingga konten keislaman yang bersumber dari rujukan tepercaya.

Membangun Jejaring dan Kolaborasi Pesantren

Dakwah Digital Center perlu dirancang sebagai gerakan yang memiliki program, pelaksana, target, dan keberlanjutan. Setiap pesantren dapat mengembangkan kapasitas sesuai dengan sumber daya yang tersedia, mulai dari membentuk tim media sederhana hingga membangun studio produksi profesional.

Pemikiran Ahmad Zaki Badawi dalam Mu’jam Mustalahat al-‘Ulum al-Ijtima’iyyah (Maktabat Lubnan, 1982) dapat menjadi rujukan untuk memahami istilah dan dinamika ilmu sosial. Dalam konteks dakwah digital, kegiatan ini perlu dipandang sebagai proses sosial yang membutuhkan partisipasi, jaringan, dan perubahan perilaku, bukan sebatas aktivitas mengunggah konten.

Jejaring nasional dapat dimulai melalui pemetaan potensi pesantren, pelatihan dai digital, pengembangan konten bersama, serta pendampingan bagi lembaga yang baru merintis. Pesantren yang telah memiliki studio atau komunitas kreator dapat menjadi pusat pembelajaran bagi pesantren lain.

Teknologi Berjalan Bersama Etika Keilmuan

Pemanfaatan teknologi harus tetap berpijak pada nilai, etika, dan kemaslahatan. Gagasan Abd al-Wahhab al-Masiri dalam Al-‘Almaniyyah al-Juz’iyyah wa al-‘Almaniyyah al-Shamilah (Dar al-Shuruq, 2002) mengajak pembaca mencermati hubungan antara nilai dan pandangan hidup modern. Pemikiran ini relevan agar pesantren tidak menerima teknologi secara mentah-mentah.

Kecerdasan buatan, misalnya, dapat membantu proses transkripsi pengajian, penerjemahan, dan pengarsipan materi dakwah. Meski demikian, pemeriksaan isi dan validasi keilmuan tetap harus dilakukan oleh orang yang kompeten.

Keberhasilan gerakan ini juga tidak cukup dinilai berdasarkan jumlah penonton atau pengikut. Kualitas pengetahuan, keterlibatan santri, jangkauan edukasi, kolaborasi antarpesantren, dan dampak sosial perlu menjadi ukuran utama.

Dari Pesantren untuk Indonesia dan Dunia

Pesantren telah menjaga tradisi keilmuan selama berabad-abad melalui ketekunan, keteladanan, dan pengabdian. Kini, warisan tersebut perlu menjangkau generasi baru melalui ruang digital tanpa kehilangan akar keilmuannya.

Dakwah Digital Center berbasis pesantren dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat kehadiran pesantren dalam percakapan keagamaan di dunia maya. Dengan Direktorat Jenderal Pesantren sebagai penggerak, inisiatif ini diharapkan berkembang menjadi gerakan nasional yang terorganisasi dan berkelanjutan.

Tujuannya bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan memastikan dakwah yang berilmu, beretika, dan bermanfaat dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Fahmi Arif El Muniry (Pengamat Pesantrenetnografi. Khodim Pesantren Laku Luhur Al Mahabbah Demak)

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Sebanyak 11 Pesantren di Berau akan Ditutup Kemenag, Ini Sebabnya!

Bersama Berbeda Menuju Indonesia Emas

Ini Harapan Wapres saat Berikan Bantuan Santripreneur di Pesantren Hidayatussalikin

Menag Lantik 5 Pejabat Ditjen Pesantren, Fokus Roadmap Pendidikan

Pesantren Darul Quran Gunung Kidul Beli GeNose Cegah Covid-19

TAGGED:Dakwah DigitalDakwah IslamKementerian Agamapesantrensantri digitalTeknologi Pendidikan
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
ilmu dan adab

Ketika Ilmu harus Berjalan Bersama Adab

Suara Pesantren Suara Pesantren 28/10/2026
Ketika Agama Kehilangan Sanad: Kritik atas Fenomena Berbicara Tanpa Ilmu di Era Digital
Pemkab Bogor Apresiasi 103 Marbot dan Satgas Hadiah Umroh Gratis
Dirjen Pesantren Dorong UIB Buka Prodi Manajemen Pesantren
 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

NASIONAL

Pesantren Sangat Berpotensi Kembangkan Fintech

02/04/2021
NASIONAL

Hampir Semua Pesantren di Indonesia Sudah Belajar Tatap Muka

22/08/2020
khofifah perda pesantren
NASIONAL

Bersama DPRD, Pemprov Jatim Sahkan Perda Pesantren

08/06/2022
KILAS PESANTREN

Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati Gelar Studium General

05/10/2023
NASIONAL

Sekjen MUI Pertanyakan Data BNPT Soal Pesantren Terafiliasi Terorisme

27/01/2022
muhadjir effendy
NASIONAL

Menko PMK Muhadjir Effendy Tegaskan Pesantren Tidak Lagi jadi Lembaga Kelas Dua

17/06/2024
NASIONAL

Wapres: Rp2,6 Triliun Disiapkan untuk Pesantren dan Diniyah

10/07/2020
deni hidaytuallah
OPINI

Menakar Standarisasi vs. Keunikan Lokal Pesantren, di Tengah Penyeragaman Kurikulum Negara

15/08/2026
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?