Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: [REVIEW] Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Gunakan Model Turnkey dan BOT untuk Usaha Ekonomi
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > REVIEW PESANTREN > [REVIEW] Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Gunakan Model Turnkey dan BOT untuk Usaha Ekonomi
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Gunakan Model Turnkey dan BOT untuk Usaha Ekonomi

Di dunia pesantren, ada satu nama yang membuat kepala investor berputar sekaligus memutar kantong: Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya, Sumatera Selatan.

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 23/01/2025 6 Min Read
Share
Pesantren Al-Ittifaqiah

Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Gunakan Model Turnkey dan BOT untuk Usaha Ekonomi | Opini ditulis oleh Ahmadie Thaha; Kolumnis. Opini ditulis di Kampus D Pesantren al-Ittifaqiah Indragiri, 22/1/2025.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

SUARAPESANTREN.COM | Di dunia pesantren, ada satu nama yang membuat kepala investor berputar sekaligus memutar kantong: Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya, Sumatera Selatan. Pesantren yang berusia 57 tahun ini tak hanya mengajarkan kitab kuning dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi tempat eksperimen finansial yang penuh kreativitas.

Kyai Mudrik Qori, pengasuhnya, memperkenalkan dan menerapkan model pendanaan mulai dari Turnkey Project hingga Build, Operate, Transfer (BOT). Model BOT mungkin sudah biasa Anda dengar, namun model Turkey diubahnya skemanya. Siapa sangka, dunia pesantren bisa menjadi arena usaha ekonomi berskala triliunan?

Berdiri sejak 10 Juli 1967, Pesantren al-Ittifaqiah kini telah berkembang menjadi lembaga pendidikan berkelas internasional dengan ciri khas pendidikan al-Qur’an. Dengan lebih dari 7.800 santri, 31.488 alumni, dan ratusan tenaga pendidik serta karyawan, Al-Ittifaqiah tampil menjadi simbol pesantren modern yang tetap menjunjung tinggi tradisi.

Mengelola sembilan kampus di atas lahan seluas 114 hektar, pesantren ini tak hanya menghasilkan ulama dan intelektual, tetapi juga pelaku bisnis kreatif. Termasuk di dalamnya sejumlah rencana proyek bernilai triliunan rupiah.

Mari kita mulai dengan mahakarya terbaru mereka: Baghdad Smart City, proyek impian yang berada di Kampus D, salah satu dari sembilan kampus pesantren ini. Dengan luas lahan mencapai 295 hektar di atas tanah kering dan 100 hektar lahan basah, proyek ini akan menciptakan kawasan terpadu berisi fasilitas pendidikan, wisata religi, hingga area komersial bernuansa edu-wisata.

Lokasinya? Sangat strategis! Hanya selemparan batu dari kampus baru Universitas Sriwijaya, selain dekat jalan tol, dan akses langsung ke wilayah lain. Seolah mengatakan, “Ayo, datanglah! Kami di pusat semuanya!” Indragiri sendiri merupakan kabupaten baru, dengan sejumlah sungai besar berikut bentangan deltanya yang sangat luas.

Namun, di balik nama megah dan lokasi ciamik itu, terletak pola pendanaan yang tak kalah menarik. Proyek ini menggunakan kombinasi Turnkey Project dan BOT. Ya, model pembiayaan ini, setelah dimodifikasi oleh Kyai Idris, benar-benar menunjukkan bahwa “spiritualitas” dan “investasi” bisa duduk bersama di meja makan.

Bagi yang belum tahu, Turnkey Project ala Al-Ittifaqiah adalah pola pendanaan di mana investor bertindak seperti seorang dermawan sekaligus pedagang ulung. Mereka mendanai proyek, menerima tambahan “keberkahan” sebesar 20% dari total nilai proyek, dan pesantren melunasinya dengan mencicil selama lima hingga sepuluh tahun. Jangan salah, keberkahan di sini bukan hanya tentang pahala—ia menawarkan profit nyata di depan mata.

Misalnya, pembangunan gedung bisnis, mall, gedung sekolah dan ratusan ruang kelas sebelumnya berhasil diselesaikan oleh Pesantren al-Ittifaqiah dengan pola ini, mencapai nilai Rp 25 miliar. Dengan sukses seperti itu, siapa investor yang tidak tergoda oleh janji keuntungan sekaligus pahala?

Di dunia infrastruktur, pendanaan turnkey dikenal sebagai mekanisme pembiayaan proyek di mana penyedia memberikan modal untuk membangun suatu proyek secara menyeluruh hingga siap digunakan (turnkey). Dalam konteks ini, istilah “turnkey” mengacu pada proyek yang diserahkan kepada pemiliknya dalam keadaan siap pakai, di mana semua aspek perencanaan, pembangunan, dan penyelesaian proyek telah diselesaikan oleh kontraktor atau pengembang.

Tak cukup dengan Turnkey, Al-Ittifaqiah juga mengandalkan Build, Operate, Transfer (BOT), sistem pendanaan yang sudah lazim dalam dunia infrastruktur. Dalam model ini, investor membangun dan mengoperasikan proyek untuk jangka waktu tertentu, sebelum akhirnya menyerahkannya kembali ke pesantren. Jadi, pesantren tak hanya mendapatkan fasilitas tanpa harus membayar di awal, tetapi juga mendapat pengalaman operasional langsung dari investor.

Jika BOT terdengar terlalu kapitalis untuk pesantren, ingatlah bahwa Al-Ittifaqiah adalah contoh nyata bagaimana tradisi salaf bisa berpadu dengan modernitas. Mereka bahkan menyebutnya “beramal jariyah sambil untung.”

Dari proyek raksasa hingga pola pendanaan kreatif, Al-Ittifaqiah membuktikan bahwa pesantren bisa menjadi kekuatan ekonomi. Dengan sembilan kampus seluas 114 hektar, mereka telah membangun asrama, ruang kelas, hingga usaha bisnis yang menjadi sumber pendanaan pendidikan berkualitas, yang sebagiannya gratis.

Tak hanya itu, Baghdad Smart City juga menjadi simbol cita-cita besar mereka untuk mengembalikan kejayaan Islam seperti pada masa peradaban Baghdad abad pertengahan. Dengan potensi sebagai kawasan captive market, proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat ekonomi yang menyatukan banyak kabupaten di sekitarnya.

Pendekatan ini tentu saja mengundang refleksi sekaligus decak kagum. Di satu sisi, siapa yang menyangka bahwa keberkahan bisa dihargai 20%? Di sisi lain, inilah bukti nyata bahwa agama bisa menjadi penggerak ekonomi tanpa kehilangan esensinya.

Namun, pola ini juga mengundang refleksi. Apakah pola Turnkey dan BOT hanya alat pragmatis untuk membiayai proyek besar, atau justru menjadi bukti bahwa dunia pesantren telah menemukan cara baru untuk bertahan di era modern?

Walhasil, Al-Ittifaqiah tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun kepercayaan. Mereka mengajak semua pihak untuk berpikir ulang tentang potensi pesantren. Jika pola ini sukses, siapa tahu, Baghdad Smart City bisa menjadi model bagi pesantren lain di seluruh Indonesia.

Karena itu, mari kita doakan agar proyek ini sukses, bukan hanya karena nilai ekonominya, tetapi juga karena semangat besar yang menjadi landasannya. Siapa bilang pesantren hanya tempat menghafal? Di sini, inovasi bertemu keberkahan, dan keduanya sama-sama memanen pahala dan keuntungan!

 

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

[REVIEW] +5 Pondok Pesantren Rekomendasi Terbaik di Lombok Timur

[REVIEW] Inilah 11 Pesantren Tertua di Indonesia. Ada yang Berusia 500 Tahun

[REVIEW] +5 Pondok Pesantren dengan Fasilitas Baik di Malang Jawa Timur

[REVIEW] +6 Pondok Pesantren Terbaik di Rembang Jawa Tengah

[REVIEW] Pesantren Darul Amanah Jawa Tengah Tak Henti Bangun Prestasi

TAGGED:Model Turnkey dan BOTpesantren al-ittifaqiah
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Pesantren Daar El-Qolam Gintung Terbaik di Banten, Usianya Lebih Setengah Abad

23/07/2023
Danau di Pesantren raudhatul ulum sakatiga
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Sejuknya Danau Telok Putih di Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga Palembang

15/08/2024
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Rekomendasi Pesantren Unggulan di Kota Lamongan Jawa Timur

15/07/2023
pesantren annuqtoh
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Inilah 5 Rekomendasi Pesantren Modern di Kota Tangerang

02/04/2026
pesantren al-kahfi somalangu
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Inilah 56 Pesantren yang Berusia Lebih dari 100 Tahun di Indonesia

22/04/2024
pesantren alhassan
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Pesantren Al Hassan Bekasi: Tempat Tumbuhnya Generasi Berkarakter Qurani

10/01/2026
pesantren amanah gontory-3
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Pesantren Al-Amanah Al-Gontory, dari Kebun Jadi Pusat Pendidikan Islam di Tangsel

07/12/2024
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] Inilah 6 Universitas Berbasis Pesantren Salafiyah

31/05/2024
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?