Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Perjalanan Panjang Pesantren Gontor Besarkan Lembaga Badan Wakaf
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > NASIONAL > Perjalanan Panjang Pesantren Gontor Besarkan Lembaga Badan Wakaf
NASIONAL

Perjalanan Panjang Pesantren Gontor Besarkan Lembaga Badan Wakaf

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 09/03/2021 4 Min Read
Share

SUARA PESANTREN | Jakarta–Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Prof Dr Hamid Fahmy Zarkasyi, memberi penjelasan tentang bagaimana Gontor berkembang dengan wakaf. Dia memaparkan, gagasan pendiri Gontor ada tiga. Pertama, adalah pondok pesantren masa depan harus memiliki khazanah atau simpanan agar bisa mandiri secara finansial.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Kedua, pondok pesantren harus memiliki sistem kepemimpinan yang kuat dan bertahan lama. Dan ketiga, pondok pesantren pada masa depan harus berbentuk wakaf. Hal ini sebagaimana lembaga pendidikan Islam di masa lalu, misalnya pada zaman Dinasti Abbasiyah.

“Lembaga pendidikan Islam pada masa lalu itu mendapat dukungan dana besar dari wakaf. Pada zaman Abbasiyah, setiap orang yang mau belajar, langsung diterima, mendapatkan tikar, lampu, pena, dan mendapat tempat untuk belajar. Tidak ada biaya yang dipungut,” tuturnya dalam agenda daring “Launching dan Seminar Internasional Mawarith Linked Waqf” yang digelar International Centre for Awqaf Studies (ICAST) Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Selasa (9/3).

Universitas al-Azhar Kairo di Mesir, Hamid menerangkan, merupakan pelopor penggunaan wakaf untuk mengembangkan lembaga pendidikan. Dengan wakaf, universitas tersebut bsia bertahan sampai 1.000 tahun dan telah memberikan beasiswa kepada 500 ribu mahasiswa dari seluruh dunia. “Ini menjadi contoh bagi pendiri Gontor,” ucapnya dilansir Republika.

Pada 1958, Hamid mengatakan, tiga pendiri Pondok Pesantren Modern Gontor menyerahkan wakaf kepada badan wakaf atau nazir setelah pondok tersebut berjalan dengan sistemnya dan 1.000 murid. Saat itu, yang diwakafkan adalah tanah kering 1,7 hektare, tanah basah 16 hektare, 12 unit bangunan, masjid, dua gedung kelas, satu balai pertemuan, enam bangunan asrama putri, satu perumahan guru, dan satu bangunan perpustakaan.

Sedangkan, nazirnya adalah tokoh-tokoh masyarakat dari seluruh Indonesia yang pernah belajar di Gontor. “Setelah para pendiri wafat, badan wakaf menjadi lembaga tertinggi yang memilih pimpinan gontor, pimpinan institusi,” ucapnya.

Hamid menjelaskan, Gontor juga membentuk wakaf fund atau simpanan dana wakaf yang bersumber dari usaha wakaf, muhsinin, dan dari wakaf santri. Simpanan dana tersebut dikembangkan lagi, misalnya lewat usaha-usaha, seperti mendirikan pom bensin, apotek, sawah, kebun kelapa sawit, dan usaha-usaha lainnya. Total ada 29 unit usaha pada wakaf fund itu.

“Hasil wakaf fund itu juga untuk kesejahteraan, untuk membangun perumahan bagi guru dan dosen kader. Guru dan dosen kader ini mendapat rumah di Gontor, mendapat ihsan, bantuan emergency, reward, misalnya diumrahkan atau dihajikan,” ujarnya.

Pimpinan, kiai, guru dan dosen kader, Hamid menjelaskan, tidak mendapatkan skim gaji. “Tetapi, semua guru kader mendapat rumah dan ihsan bulanan dari harta wakaf, bukan dari iuran santri. SPP santri tidak untuk membayar guru sehingga santri mendapat keringanan karena ini pondok pesantren wakaf,” tuturnya.

Hamid menilai, lembaga wakaf agar menjadi berkembang harus disertai dengan keikhlasan. Sebab jika tidak, yang terjadi adalah perebutan materi. “Tetapi, di Gontor alhamdulillah tidak terjadi hal seperti itu karena Panca Jiwa menjadi kehidupan para guru dan dosen yang menjalankan harta wakaf ini,” katanya menjelaskan.

Selain itu, Hamid menambahkan, harta atau sesuatu yang hendak diwakafkan seharusnya sudah menghasilkan. Contohnya adalah ketika Gontor diwakafkan pada 1958. Saat itu, Gontor sudah berjalan dengan 1.000 murid.

“Maka, ini bisa diqiyaskan. Seharusnya orang yang berwakaf itu mewakafkan sesuatu yang sudah menghasilkan. Jadi, para agniya (orang kaya), kalau bisa mewakafkan perusahaan yang sudah berjalan dan menguntungkan, bukan perusahaan yang rugi,” ujarnya.

Saat ini, Hamid menambahkan, amanat wakif telah tercapai, yaitu mendirikan universitas. Perguruan tinggi dirintis pada 1963 dan baru menjadi universitas secara penuh pada 2014 lalu. Dia menyadari pendirian universitas memakan waktu yang panjang karena terkendala persoalan SDM.

“Maka, pada 2014 baru menjadi universitas penuh, full university. Dan, inilah sebenarnya amanat para wakif untuk menjadikan Gontor sebagai universitas,” katanya menjelaskan. [rojink]

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Berikut Syarat Pencairan Bantuan Pesantren dari Kemenag 

Pemerintah Janji akan Bantu Unit Usaha Pesantren

Akhirnya DPRD Kebumen Mengesahkan Perda Pesantren

Cak Imin Wacanakan Pembentukan Menteri Khusus Pesantren

Pesantren Darul At-Taubah di Dalam Lapas Cipinang Diresmikan

TAGGED:pesantrenpesantren modernpondok gontorwakaf pesantren
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

Muamalah

Eco-Friendly Qurban: Menjaga Kebersihan Lingkungan Saat Eksekusi Syariat

09/05/2026
NASIONAL

Kiai Hasan Minta Pesantren Tetap Pertahankan Identitas di Masa Pandemi

03/09/2020
KILAS PESANTREN

Tantangan Pesantren Al-Fatih Gondang Berkembang di Lombok Utara

29/06/2020
KILAS PESANTREN

Pesantren Al Mashduqiah Kraksaan Gelar Resepsi Tasyakuran Milad Ke-25 Tahun

02/01/2024
Pesantren Al Jauhar Martapura
KILAS PESANTREN

Perkuat Kualitas Guru, Pondok Modern Al-Jauhar Gelar Penataran Guru

22/04/2024
NASIONAL

PPATK Temukan Transaksi Triliunan dalam Lima Tahun di Rekening Panji Gumilang

06/07/2023
hidayat nur wahid
NASIONAL

Wakil Ketua MPR Dorong Kemenag Akomodasi Tiga Pesantren yang Disahkan UU Pesantren

26/11/2023
ponpes
KILAS PESANTRENNASIONAL

Ponpes Az-Zikra Jadi Tuan Rumah LT II dan Jambore Pramuka Gunung Sindur

15/08/2026
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?