Suarapesantren.com – Polresta Tanjungpinang memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan yang mempertemukan aparat keamanan, tokoh agama, dan warga. Kali ini, jajaran Polresta menghadiri haul almarhum KH. Imam Juweini dan Nyai Robuatu, peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-35 Yayasan Pesantren Al Khoir, Harlah ke-67 Jadman Kota Tanjungpinang, sekaligus menyambut peringatan Hari Santri.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (18/10/2026) di Yayasan Pesantren Al Khoir, Jalan Nusantara Km 14, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang. Sekitar 200 orang hadir untuk mengikuti rangkaian acara yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekhidmatan.
Kehadiran Polresta Tanjungpinang menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan pesantren serta memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
Tokoh Agama dan Unsur Keamanan Hadir Bersama
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., diwakili oleh Kasat Binmas Polresta Tanjungpinang AKP Maison dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Ketua MUI Kepri KH. Dr. Bambang Muryono, M.Pd.I., Pimpinan Yayasan Pesantren Al Khoir Tanjungpinang Gus Yusuf, perwakilan Pangkoarmada I, Danwing Udara I Puspenerbal, Danlanudal Tanjungpinang, Danlanud Raja Haji Abdullah (RHF), serta Kapolsek Tanjungpinang Timur. Para tamu undangan lainnya juga ikut memeriahkan kegiatan tersebut.
Pertemuan berbagai unsur ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.
Haul dan Harlah Jadi Momentum Mengenang Jasa Pendiri
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kegiatan kemudian diisi dengan tausiah oleh Ustaz Bambang, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, dan ditutup dengan penutupan acara.
Haul almarhum KH. Imam Juweini dan Nyai Robuatu menjadi momentum untuk mengenang jasa serta mendoakan para pendiri pesantren. Sementara itu, Harlah ke-35 Yayasan Pesantren Al Khoir dan Harlah ke-67 Jadman Kota Tanjungpinang menjadi bagian dari perjalanan lembaga dan komunitas dalam menjalankan peran sosial serta keagamaan di tengah masyarakat.
Momentum tersebut juga berdekatan dengan peringatan Hari Santri, sehingga semakin memperkuat makna kebersamaan antara pesantren, tokoh agama, dan masyarakat.
Polresta Dorong Komunikasi dan Kepedulian Kamtibmas
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki arti penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga hubungan harmonis antara aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.
“Melalui kegiatan tersebut, Polresta Tanjungpinang turut mendorong terjalinnya komunikasi yang baik dengan masyarakat, termasuk berbagi informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)”, terang Kapolresta Tanjungpinang.
Komunikasi yang terjalin secara baik diharapkan dapat membantu membangun kepedulian bersama terhadap kondisi keamanan di lingkungan masyarakat. Dengan hubungan yang erat, penyampaian informasi maupun koordinasi mengenai persoalan kamtibmas dapat dilakukan secara lebih terbuka.
Sinergi Pesantren dan Kepolisian untuk Tanjungpinang yang Kondusif
Kasat Binmas Polresta Tanjungpinang AKP Maison menambahkan bahwa kehadiran perwakilan kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Partisipasi tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antara Polresta Tanjungpinang dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, serta kondusif di wilayah Kota Tanjungpinang.
Melalui kegiatan seperti haul dan peringatan hari lahir lembaga, hubungan antara kepolisian, pesantren, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara. Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk membangun lingkungan yang rukun, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga keamanan secara bersama-sama.

