Suarapesantern.com |. Demak–Wagub Jawa Tengah Taj Yasin mendorong penguatan karakter melalui pendidikan agama, karena pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diperkuat dengan pembangunan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke Mranggen, Kabupaten Demak, kemarin.
Menurut Gus Yasin, pemprov memberikan apresiasi kepada lembaga pesantren yang telah memberikan penguatan nilai-nilai agama kepada santrinya.
Bahkan, pemprov juga memberikan perhatian berupa pemberian tali asih kepada penghafal Alquran di Jateng.
Gus Yasin menjelaskan, perhatian pemerintah terhadap para penghafal Alquran merupakan bagian dari ikhtiar memerkuat fondasi spiritual masyarakat Jateng di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Pemprov Jateng secara konsisten memberikan penghargaan kepada para penghafal Alquran yang diwisuda di berbagai daerah. Langkah itu merupakan bentuk pengakuan atas peran strategis para hafiz dalam menjaga nilai-nilai moral dan spiritual bangsa. Orang yang hafal Alquran adalah orang-orang pilihan yang diberi amanah oleh Allah untuk menjaga kemurnian kitab suci,” kata Gus Yasin.
Lebih lanjut Gus Yasin menjelaskan, pondok pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi yang mampu menjawab tantangan modernitas tanpa kehilangan akar nilai keislaman.
“Kalau semakin banyak generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an dan memahami kandungannya, maka Jawa Tengah akan memiliki fondasi moral yang kokoh untuk menyongsong masa depan,” pungkasnya.[]

