SUARA PESANTREN | Lamongan– Santri Jepara menyabet sederet prestasi untuk lomba Musabaqah Qiroatil Kutub Nasional (MQKN) 2023 di Lamongan, Jawa Timur. Mendengar kabar baik tersebut, Ketua DPRD Haizul Ma’arif berinisiatif memberi hadiah kepada santri yang berprestasi.
Hadiah tersebut berupa uang Rp3 juta diserahkan langsung kepada Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Bangsri, Nyai Munasiroh Alhafidzoh.
Gus Haiz—panggilan akrab Haizul Ma’arif—berharap hadiah tersebut bisa menjadi penyemangat agar para santri bisa belajar lebih giat dan berprestasi lagi.
Selain itu, ia menilai ini menjadi tanda bahwa para santri di Jepara memiliki potensi dalam hal baca dan ngaji kitab bahasa Arab.
“Ini patut diapresiasi dan menjadi motivasi bagi santri lainnya,” ujar Gus Haiz.
Sebagai informasi, ada lima delegasi dari Ponpes Darul Falah Amtsilati yang mendapat juara dalam Lomba MQK Nasional di Lamongan, Jawa Timur baru-baru ini (16/7).
Tiga di antaranya mendapat juara utama. Para santri yang juara tersebut: Hegar Cikal Wiguna (Juara 1 Cabang Akhlak Ulya), M. Jayandra Bintang Afrega Al Ubaidillah (Juara 1 Cabang Fiqih Ula), Ning Akmila Azka Ni’mah (Juara 1 Cabang Tarikh Wustho), Zumrotul Faizah (Juara Harapan 1 Fiqih Ula), dan Tami Khoiriyah (Juara Harapan 1 Bahtsul Kutub Ma’had Aly).
Gus Rizki, salah satu Pengurus Ponpes Darul Falah mengaku senang dengan capaian tersebut. Ia berharap prestasi yang ditorehkan para delegasi bisa menularkan semangat untuk santri lain.
Tamima, pendamping para santri pada acara lomba tersebut mengatakan, para santri hanya mempersiapkan semuanya dalam waktu satu bulan. Ada santri yang pernah ikut lomba, ada yang belum sama sekali.
“Ada yang persiapannya seminggu, tapi Alhamdulillah menang. Semoga ini bisa menjadi berkah bagi bagi pondok juga yang lain,” jelasnya. [nk]

