Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Kemenag Akui Bantuan ke Pesantren Masih Minim saat Pandemi
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > NASIONAL > Kemenag Akui Bantuan ke Pesantren Masih Minim saat Pandemi
NASIONAL

Kemenag Akui Bantuan ke Pesantren Masih Minim saat Pandemi

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 21/01/2022 3 Min Read
Share
ilustrasi

SUARAPESANTREN | Jakarta–Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) Waryono Abdul Ghofur mengakui bantuan untuk pesantren di masa pandemi Covid-19 masih minim.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Waryono mengatakan, bantuan pemerintah untuk pesantren sebesar Rp 2,5 triliun pada 2020. Jadi, baru 70 persen pesantren yang tersentuh bantuan ini.

“Rp 2,5 triliun itu harus dibagikan untuk 28 ribu lebih pesantren pada tahun 2020,” kata Waryono dalam webinar berjudul “Pesantren dan Pandemi: Bertahan Di Tengah Kerentanan” yang diselenggarakan PPIM UIN Jakarta, Rabu, 19 Januari 2022.

Hal itu disampaikan Waryono merespon pernyataan Koordinator Penelitian Pesantren dan Pandemi dari PPIM UIN Jakarta Laifa Annisa Hendarmin. Menurut Laifa, bantuan pemerintah terhadap pesantren masih minim.

“Jadi peneliti (dari PPIM UIN) menyampaikan bantuan pemerintah ke pesantren minim, itu memang betul,” kata Waryono.

Ia menjelaskan, ternyata begitu bantuan Rp 2,5 triliun dibagikan ke pesantren, belum semua pesantren mendapatkannya. Sementara, pesantren yang mendapatkan bantuan itu pun ternyata belum signifikan.

“Sebagai contoh kami membuat tiga kategori pesantren, (salah satunya kategori) pesantren besar itu maksimal hanya (dapat bantuan) Rp 50 juta padahal santrinya 35 ribu (orang) ini bagaimana bisa melayani protokol kesehatan,” tegasnya.

Menurutnya, bantuan ke pesantren memang masih kurang. Bahkan sangat kurang apalagi setelah masuk 2021, tidak ada bantuan yang seperti di 2020.

Waryono menambahkan, salah satu yang tersulit bagi pesantren adalah menjaga jarak. Karena di dalam pesantren, satu kamar diisi oleh banyak santri.
“Pesantren memang lumayan panik ketika awal-awal pandemi karena protokol kesehatannya mensyaratkan jaga jarak, tidak keluar masuk ke lingkungan pesantren, (sementara) tidak semua pesantren tenaga pendidiknya dari pesantren, ini juga problem karena informasi dari para ahli Covid-19 ini dibawa oleh mobilitas orang sehingga agak sulit menghindari,” jelasnya.

Waryono menegaskan, di 2020, dari 28 ribu pesantren hanya 70 pesantren yang mengalami atau melaporkan terkena Covid-19. Kurang lebih 4.400 santri yang terkena Covid-19 dan yang paling banyak pesantren yang ada di Jawa Barat. Selanjutnya, pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Justru pesantren di DKI Jakarta dan Banten itu relatif sedikit yang terkena Covid-19.

“Ini boleh jadi ini terkait dengan ketersediaan infrastruktur pesantren sekaligus kuota santri yang ada di pesantren tersebut, sehingga pesantren-pesantren itu banyak kena (Covid-19),” ujarnya.

Ia mengatakan, tapi meskipun infrastruktur pesantren terbatas, ternyata pesantren yang terkena Covid-19 tidak memilih pesantren tradisional atau modern. Justru kaget karena pesantren pertama yang terkena Covid-19 adalah pesantren modern. [roji]

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

Lima Pesantren di Singkil Terima Izin Operasional

Apa yang Perlu Dilakukan Santri Saat Terkena Penyakit Kulit

7 Langkah Mengelola Sampah di Pesantren menjadi Berkah

Cegah Covid, 179 Pesantren di Banyumas akan Disemprot Disinfektan

PPP Kerahkan Basis Pesantren untuk Dukung Ganjar di Pilpres 2024

TAGGED:bantuan pesantrenkemenagpondokpondok pesantren
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

santri digital
NASIONAL

Kemenag: Ada Sekitar 1.000 Pesantren di Jawa Timur Belum Berizin

17/08/2024
NASIONAL

Kekeringan Melanda sebagian Wilayah Indonesia, Setetes Air Bersih adalah Berkah, Yuk Berkontribusi

13/10/2023
NASIONAL

Wakil Gubernur Jabar Dorong Pesantren Punya Legalitas

21/03/2021
NASIONAL

Kemanag Kaji Rekognisi untuk Alumni Pesantren Selain Gelar Doktor Honoris

28/02/2024
Pondok Pesantren Matsaratul Huda di Kabupaten Pamekasan
NASIONAL

Gerakan Eco-Pesantren Zero Waste Digagas UB untuk Bangun Budaya Peduli Lingkungan

17/07/2026
NASIONAL

Ketua PBNU Bacakan Resolusi Jihad di Apel Hari Santri Nasional di Surabaya

22/10/2023
NASIONAL

Dana BOS Madrasah dan Pesantren Naik Rp100 Ribu

09/09/2020
Muamalah

Panduan Memilih Travel Umroh Resmi untuk Wilayah Bogor

31/08/2026
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?