Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Pemprov Jabar Tunggu Dana Rp 2,6 Triliun Bantu Pesantren Tes Cepat
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > NASIONAL > Pemprov Jabar Tunggu Dana Rp 2,6 Triliun Bantu Pesantren Tes Cepat
NASIONAL

Pemprov Jabar Tunggu Dana Rp 2,6 Triliun Bantu Pesantren Tes Cepat

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 15/07/2020 4 Min Read
Share
foto merdeka.com

PESANTREN | Bandung–Sejumlah pesantren di Jawa Barat mulai beraktivitas melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasa di tengah pandemik Covid-19. Namun, pembukaan ini tidak disertai dengan pengetesan massal Covid-19 kepada para santri ataupun pengurus pesantren.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pemprov Jabar masih menunggu bantuan anggaran dari pemerintah pusat yang tengah menyiapkan dana sebesar Rp 2,6 triliun. Anggaran ini, khusus untuk tes massal di pesantren. Kemudian bantuan bagi guru, pembangunan tempat mandi cuci kakus (MCK), dan pembelian fasilitas kesehatan Covid-19 seperti masker.

“Nanti ada dana dari pusat untuk masing-masing tipe pesantren, yakni Rp50 juta tipe satu, Rp40 juta tipe 2, dan Rp25 juta tipe 3,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil usai menghadiri rapat di Gedung DPRD Jabar, Selasa (14/7).

Semua dana itu, hanya bisa dibelikan untuk kebutuhan pesantren di tengah pandemik virus Corona. “Dan sekarang dalam proses administrasi,” katanya diberitakan Republika.co.id.

Pemprov Jabar, kata dia, sebenarnya ingin melakukan rapid test secara massal di berbagai daerah termasuk dalam satu pesantren. Namun, karena keterbatasan alat pengetesan maka keinginan tersebut suilt terwujud. ” Barangnya yang kita mau tidak ada,” katanya.

Selama ini, kata Emil, pihaknya ingin melakukan pengetesan dengan cara swab atau tes usap. Tapi karena barangnya tidak ada dan harganya melambung. Karena hanya rapid test, kata dia, maka barang ini yang dimanfaatkan walapun hasil tesnya masih belum ideal. “Kalau memang alat PCR (swab) ada jumlahnya berjuta-juta ya ngapain kita pakai alat yang lain,” katanya.

Di sisi lain, kata Emil, untuk melakukan tes massal di pesantren tidak bisa seluruhnya karena subsidi untuk pengetesan anggarannya tidak ada. Jadi, menunggu anggaran dari pusat.

Sementara menurut Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, saat ini sudah ada sejumlah pesantren yang kembali berjalan, baik pesantren salafiyah maupun khalafiyah. Masing-masing pesantren memiliki gugus tugas yang bertanggung jawab menjaga agar tidak ada penyebaran virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan.

Terkait dengan tes acak, kata Uu, sejauh ini belum bisa menjalankannya. Meski demikian, Uu menilai penyebaran virus di kalangan santri bisa lebih diminimalisir karena mereka telah melakukan cek kesehatan sebelum kembeli ke pesantren.”Jadi pas datang mereka sudah membawa surat keterangan sehat. Itu wajib dilakukan kalau mau masuk ke pesantren,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menegaskan, pertimbangan untuk dapat memberlakukan tatanan new normal atau normal baru di pesantren dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Hanya daerah yang masuk zona hijau yang dapat memulai kegiatan persekolahan secara tatap muka. Selain itu, pelaksanaan protokol tatanan normal baru akan terus dievaluasi untuk masing-masing daerah,” ujar Ma’ruf saat berkunjung ke Pesantren Assobariyyah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/7).

Wapres mengingatkan, yang pertama perlu dilakukan adalah melakukan tes Covid-19 terhadap para santri, karena ada kemungkinan siswa berasal dari daerah zona merah.

“Banyak santri yang berasal dari lintas kota dan bahkan lintas negara. Kedua, memastikan bahwa tersedia fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabun dan hand sanitizer, tersedia masker yang cukup untuk digunakan selama proses belajar mengajar,” paparnya. [rojink]

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

MUI Dorong Pesantren Go Digital, Manuskrip Ulama Nusantara Mulai Didigitalisasi

Sekjen MUI Pertanyakan Data BNPT Soal Pesantren Terafiliasi Terorisme

Pemerintah Harus Dukung Mewujudkan Pesantren Unggulan

Diskominfo Tangsel Gandeng Pesantren Perkuat Literasi Digital dan Pemanfaatan AI

Pererat Silaturrahmi, FKPP Halal Bihalal di Pesantren Nurul Wafa Situbondo

TAGGED:covidpemprov jabarpendidikan pesantrenpesantrenridwan kamil
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

ponpes tahfidz nurul quran palembang
REVIEW PESANTREN

[REVIEW] 5+ Pondok Pesantren Terbaik di Kota Palembang

19/06/2024
NASIONAL

Inilah Pesan Kemenag untuk Santri pada Hari Santri 2020

01/10/2020
NASIONAL

Bupati Lahat Hibahkan Mobil Operasional untuk 17 Pesantren di Lahat

22/06/2023
pesantren kesetaraan
NASIONAL

Sebanyak 24.159 Santri PKPPS Sudah Ikut Uji Kesetaraan Tahun 2023

24/05/2023
KILAS PESANTREN

Pimpinan Pesantren Gontor Resmikan Masjid Pesantren Darul Hijrah Martapura

19/12/2023
wali kota cilegon
KILAS PESANTRENNASIONAL

Wali Kota Cilegon Beri Motivasi Santri Pesantren Ibnu Syam

12/09/2026
Ketua BPNU
NASIONAL

PBNU akan Teken MoU soal Makan Bergizi Gratis di Pesantren-pesantren NU

05/02/2025
NASIONAL

Menag Sebut Pesantren Jadi Ekosistem yang Strategis untuk Vaksinasi Covid-19

15/08/2021
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?