Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Di Wisuda Al-Furqon, Fajar Riza Tekankan Pentingnya Karakter dan Semangat Belajar Sepanjang Hayat
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > KILAS PESANTREN > Di Wisuda Al-Furqon, Fajar Riza Tekankan Pentingnya Karakter dan Semangat Belajar Sepanjang Hayat
KILAS PESANTREN

Di Wisuda Al-Furqon, Fajar Riza Tekankan Pentingnya Karakter dan Semangat Belajar Sepanjang Hayat

Salwa
Salwa Published 09/06/2026 5 Min Read
Share
wisuda al furqon
dok.suaramuhammadiyah.id

Suarapesantren.com – Suasana khidmat menyelimuti acara Wisuda Kelas Akhir atau Takrimun Najihin Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon, Singaparna, Tasikmalaya, Sabtu, 7 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengajak para santri untuk tumbuh menjadi generasi rabbani yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Daftar Isi
Makna Mendalam di Balik Takrimun NajihinMenjadi Generasi Rabbani yang Terus BelajarSantri dan Tantangan Era Kecerdasan BuatanPesantren sebagai Bekal Menjadi Pemimpin Masa Depan
- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Menurut Fajar, wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan sebuah momentum penting untuk memuliakan ilmu, menghargai proses belajar, serta meneguhkan lahirnya generasi yang siap membawa cahaya kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

“Selama enam tahun, para peserta didik ditempa dalam proses yang tidak ringan. Takrimun Najihin adalah bentuk saling memuliakan. Allah memuliakan setiap insan, dan pendidikan Islam mengajarkan kita untuk memuliakan ilmu, guru, orang tua, serta proses perjuangan,” ujar Fajar. dilansir dari suaramuhammadiyah.id

Makna Mendalam di Balik Takrimun Najihin

Dalam tausiyahnya, Fajar menjelaskan bahwa istilah Takrimun Najihin memiliki makna yang sangat dalam. Tradisi tersebut bukan hanya bentuk penghargaan kepada santri yang telah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga simbol penghormatan terhadap ilmu pengetahuan, para pendidik, orang tua, dan perjalanan panjang yang telah dilalui para wisudawan.

Kehadirannya di Tasikmalaya juga membangkitkan kenangan masa lalu. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah Priangan Timur karena pernah menempuh pendidikan di MAN Darussalam Ciamis saat remaja.

“Tasikmalaya bukan kota yang asing bagi saya. Datang ke sini seperti membawa saya kembali ke masa remaja. Terima kasih karena saya bisa hadir dan melihat pancaran semangat dari wajah-wajah para wisudawan,” ungkapnya.

Menjadi Generasi Rabbani yang Terus Belajar

Fajar menekankan bahwa lulusan pesantren harus mampu menjadi generasi rabbani sebagaimana pesan Al-Qur’an dalam QS. Ali Imran ayat 79. Menurutnya, terdapat dua tugas utama yang harus diemban generasi rabbani.

Pertama, tu‘allimunal kitab, yakni menjadi pribadi yang aktif menyebarkan ilmu dan kebaikan kepada masyarakat. Kedua, wabima kuntum tadrusun, yaitu memiliki semangat belajar sepanjang hayat dan tidak pernah berhenti mengembangkan diri.

“Inilah yang dalam spirit Kiai Ahmad Dahlan dapat kita pahami sebagai ajakan untuk menjadi guru sekaligus murid. Mengajarkan kebaikan, tetapi pada saat yang sama tidak pernah berhenti belajar,” tegas Fajar.

Ia juga menjelaskan bahwa konsep rabbani berbeda dengan rahbaniyyah. Islam, menurutnya, tidak mengajarkan umatnya untuk menjauh dari kehidupan sosial, melainkan hadir di tengah masyarakat dengan membawa ilmu, akhlak, dan tanggung jawab.

“Jadilah generasi rabbani yang seimbang antara spiritual dan sosial. Bukan generasi yang menjauh dari kehidupan, tetapi generasi yang masuk ke tengah masyarakat dengan ilmu, akhlak, kearifan, dan tanggung jawab,” jelasnya.

Santri dan Tantangan Era Kecerdasan Buatan

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI), Fajar mengingatkan bahwa manusia tidak perlu berlomba menandingi kemampuan mesin. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi dimanfaatkan secara etis dan bertanggung jawab demi kemaslahatan bersama.

“Kalau manusia hanya mengejar kemampuan AI, kita akan pontang-panting. Tugas kita adalah menggunakan AI secara etis dan bertanggung jawab, memanfaatkan pengetahuan untuk kemaslahatan manusia,” ujarnya.

Menurutnya, masa depan tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter yang kuat, kemampuan beradaptasi, komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan memecahkan masalah.

“Banyak pejabat publik dan tokoh penting lahir dari pesantren. Mungkin secara akademik dulu biasa-biasa saja, tetapi mereka punya ketahanan, resiliensi, kemampuan berorganisasi, dan karakter yang kuat,” katanya.

Pesantren sebagai Bekal Menjadi Pemimpin Masa Depan

Sebagai sosok yang pernah menempuh pendidikan pesantren selama 13 tahun, Fajar meyakini bahwa kehidupan di pesantren memberikan bekal berharga bagi para santri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Pengalaman tersebut, menurutnya, membentuk karakter, kepribadian, kedisiplinan, serta daya tahan yang akan menjadi modal penting dalam berbagai profesi di masa depan.

“Percayalah, pengalaman di pesantren akan menjadi bekal berharga. Apa pun profesi kalian nanti, pengalaman ini akan menjadi modal penting, terutama dalam membangun karakter, kepribadian, dan ketahanan diri,” tuturnya.

Menutup tausiyahnya, Fajar mengajak para wisudawan untuk memanfaatkan masa muda sebaik mungkin dengan terus belajar, berorganisasi, dan mengembangkan potensi diri. Ia berharap para lulusan Al-Furqon mampu menjadi kader muda yang membawa pencerahan bagi masyarakat.

“Muda hanya datang sekali. Kembangkan potensi, tempa diri di banyak tempat, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat,” pesannya.

“Jadilah kader muda yang mencerahkan. Seperti spirit Sang Surya, hadirkan ilmu, akhlak, dan manfaat bagi siapa pun tanpa pilih kasih. Kelak, harumkan nama keluarga, almamater, Muhammadiyah, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

KH Imam Jazuli Ajak Pesantren Perkuat Peran di Tengah Era Disrupsi

Sebanyak 1600 Santri Baru Pesantren Nurul Jadid Ikuti Osabar

Pesantren Nuu Waar AFKN Bekasi Luluskan 6.000 Santri, Mayoritas dari Indonesia Timur

Begini Hubungan antara Pesantren Gontor dan Thawalib Padang Panjang

Pesantren Cendikia Depok Deklarasi Sebagai Pusat Konten Religi

TAGGED:Fajar Riza Ul HaqPesantren Al-FurqonWamendikdasmen
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

KILAS PESANTREN

Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-17 Pengasuh Pesantren Darul Amin Sampit

03/08/2020
KILAS PESANTREN

Anies Silaturahmi ke Pesantren Modern Daar El-Qolam Banten, Ini Pesannya ke Santri

25/10/2023
pesantren darunnajah
KILAS PESANTREN

43 Santri Pesantren Darunnajah Ikut Daurah di Universitas Ummul Quro’ Mekkah

10/10/2023
sunat pesantren-bahrul-ulum
KILAS PESANTREN

Sebanyak 100 Anak Ikuti Sunatan Massal di Pesantren Bahrul Ulum Jombang

15/06/2024
gontor jambore dunia
KILAS PESANTREN

Luar Biasa! 48 Santri Gontor Ikuti Jambore Dunia 2023 di Manchester Inggris

25/07/2023
KILAS PESANTREN

Harlah dan Temu Alumni, Jelang Satu Abad Pesantren Alfalah Pamekasan

15/10/2023
nurul jadid
KILAS PESANTREN

Pesantren Nurul Jadid Probolinggo akan Terapka Manajemen ISO 21001

12/06/2024
raker mahasina
KILAS PESANTREN

Konsolidasi Awal Tahun, Civitas Akademika Pesantren Mahasina Gelar Raker

05/01/2024
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?