Suarapesantren.com – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Kehadiran Prabowo menjadi bagian dari puncak rangkaian peringatan satu abad perjalanan Gontor yang diikuti ribuan santri, alumni, serta sejumlah tamu undangan.
Dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di kompleks Pondok Pesantren Gontor sekitar pukul 09.56 WIB. Ia datang menggunakan mobil Maung berwarna putih dan menyapa para santri yang telah berbaris di sepanjang jalan menuju lokasi acara.
Prabowo tampak mengenakan safari krem, peci hitam, dan kacamata hitam. Dari sunroof mobil, ia berdiri sambil melambaikan tangan ke arah para santri. Sesekali, ia mengepalkan tangan mengikuti irama lagu Maju Tak Gentar yang dinyanyikan untuk menyambut kedatangannya.
Setelah melewati barisan penyambut, Prabowo bersama rombongan kemudian memasuki ruangan tempat berlangsungnya acara syukuran. Kali ini, ia mengenakan baju koko warna putih yang dipadukan dengan peci dan celana hitam.
Puncak Satu Abad Gontor Digelar 18-20 September
Pondok Modern Darussalam Gontor sebelumnya telah mempersiapkan rangkaian puncak peringatan 100 tahun yang berlangsung pada 18-20 September 2026. Sebanyak 8.776 tamu diperkirakan menghadiri berbagai kegiatan yang telah disiapkan.
Peringatan satu abad tersebut tidak hanya diisi dengan acara seremonial, tetapi juga sejumlah kegiatan keagamaan dan silaturahmi. Rangkaian kegiatan meliputi khataman Al-Qur’an, sujud syukur, resepsi kesyukuran, malam ukhuwah, senam bersama, hingga reuni akbar.
“Rangkaian puncak 100 tahun dimulai hari Jumat. Kita awali dengan khotmul Qur’an yang diikuti oleh seluruh pondok, pondok alumni, UNIDA putra dan putri, serta seluruh alumni, termasuk mereka yang belum bisa hadir di pondok,” ujar Ketua Pelaksana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG Riza Azhari dalam rilisnya, Jumat (18/9/2026). dilansir dari nasional.kompas.com
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian refleksi perjalanan panjang Gontor selama satu abad dalam membangun pendidikan pesantren sekaligus mempererat hubungan antara generasi santri dan alumni.
Malam Ukhuwah Digelar untuk Alumni
Setelah resepsi syukuran pada Sabtu siang, Gontor melanjutkan rangkaian kegiatan pada malam hari dengan dua agenda yang diperuntukkan bagi alumni. Kegiatan tersebut digelar secara bersamaan dan dibagi berdasarkan angkatan.
“Malam ukhuwah di BPPM akan mengangkat tema tahadduts bin ni’mah, sementara malam keakraban akan diisi dengan penampilan musik,” ujar Ahmad.
Agenda malam tersebut menjadi ruang bagi para alumni untuk kembali menjalin silaturahmi sekaligus mengenang perjalanan mereka selama menjadi bagian dari keluarga besar Gontor.
Ditutup Senam Bersama dan Reuni Akbar
Seluruh rangkaian peringatan satu abad Gontor kemudian ditutup pada Minggu (20/9/2026). Acara penutup diawali dengan senam bersama yang dilanjutkan Reuni Akbar.
Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Reuni menjadi salah satu agenda penting dalam puncak satu abad Gontor karena mempertemukan para alumni dari berbagai angkatan dalam satu momentum.
Dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, peringatan 100 tahun Gontor tidak hanya menjadi perayaan usia lembaga pendidikan pesantren, tetapi juga menjadi momentum mempertemukan santri, alumni, tokoh, dan tamu dari berbagai latar belakang dalam semangat kebersamaan.

