Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Reading: Pesan dan Nasehat KH. Imam Zarkasyi untuk Pencari Ilmu
Share
Font ResizerAa
Suara Pesantren — Media Pesantren IndonesiaSuara Pesantren — Media Pesantren Indonesia
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
Search
  • Home
  • Kirim Artikel
  • Nasional
    • 100 Th Gontor
    • Wejangan
    • Tuntunan
    • Muamalah
    • Regulasi
    • Kesehatan
  • Kilas Pesantren
  • Review Pesantren
  • Jejak Ulama
  • Kiai-Ustadz
  • Santri-Alumni
  • Pendidikan Islam
    • Beasiswa
Have an existing account? Sign In
Suara Pesantren — Media Pesantren Indonesia > Blog > JEJAK ULAMA > Pesan dan Nasehat KH. Imam Zarkasyi untuk Pencari Ilmu
JEJAK ULAMA

Pesan dan Nasehat KH. Imam Zarkasyi untuk Pencari Ilmu

Suara Pesantren
Suara Pesantren Published 13/06/2023 5 Min Read
Share

PESANTREN | Kita ini ngaji. Kalau ada orang mengatakan di Gontor tidak ada pengajian, itu orang tidak tahu.

- Advertisement -
jasa sosialisasi pesantren

Kamu yang ada ini harus tahu dan mengerti. Semua guru harus tahu dan mengerti, karena guru itu bentengnya. Kalau ada serangan musuh, maka guru yang pertama kali sebagai bentengnya. Kalau bentengnya bobol, akan terjadi seperti tahun 1976.

Yang pokok dari yang pokok ialah mengerti. Kamu datang ke Pondok Modern Gontor ini, sudah sampai disini harus kenal. Kenal dan mengerti betul.

Yang dikenal jangan kulitnya saja. Yang dikenal hanya aulanya, gedung saudi-nya, masjidnya. Itu perkenalan orang awam. Yang dikenal harus sampai kepada isi dan inti Pondok Modern.

Kamu melihat apa saja di Pondok Modern Gontor ini. Kamu harus bisa menjawab pertanyaan pertanyaan orang luar atau dalam, mengapa begitu, mengapa begini.

Segala pertayaan mengapa, semua siswa kelas 5 &6 harus dapat menjawab dengan tepat.

Umpamanya ada anak mencuri. Yang dicuri hanya seharga seribu hingga dua ribu rupiah, dan jelas mencuri, tapi diusir juga. Mengapa?

Orang tuanya kan mudah mengganti. Mengapa begitu saja diusir. Semua harus dapat menjawab pertanyaan pertanyaan itu. Kalau kamu bertanya dan kamu sendiri tidak bisa menjawab, itu penyakit.

Pokok dari yang pokok lagi adalah percaya. Kamu masuk pondok ini percaya bahwa pondok ini perlu bagimu dan baik, pondok ini sudah diatur dan sudah dipikir-pikir. Terlebih dahulu kamu harus percaya itu.

Kalau ada yang belum mengerti pun harus percaya. Kalu kamu tidak percaya, kamu rugi, tidak bisa belajar dengan baik dan terkutuk lagi. Kalau belum mengerti, bertanya.

Kita semua yakin dan percaya perintah Allah kepada manusia. Dan kita semua yakin bahwa semua perintah Allah ada hikmahnya. Tahu hikmahnya tau tidak, kita kerjakan.

Mengapa shalat Shubuh hanya dua rakaat? Mengapa shalat Dzuhur yang sudah payah payah disuruh empat rakaat? Kalau bisa menjawab, jawablah. Kalau tidak bisa, jawablah aamantu billah.

Begitu juga kepada pondok ini.
Mungkin belum mengerti betul segala-galanya, tapi percaya. Lebih-lebih percaya kepada keikhlasan guru-guru, keikhlasan pimpinan, keikhlasan segala peraturan. Ini supaya kamu catat sendiri dalam hatimu.

Yang betul-betul belum percaya, haram disini.

Sudah percaya tapi belum tahu, masih lumayan. Tapi kalau belum dan tidak percaya, jangan disini.

Pekan perkenalan ini adalah pokok. Kalau sampai tidak mengerti, rugi. Lebih-lebih kalau dasarnya tidak mau mengerti.

Orang yang tidak tahu tapi tidak mau tahu itu dalam Al-Qur’an dikatakan kal an’am (seperti binatang) bahkan dikatakan bal hum adhallu (bahkan mereka lebih bodoh/sesat).

Orang yang tidak mau mendengarkan dan tidak mau tahu seperti itu, di dunia banyak. Mungkin di antara guru-guru ada yang begitu. Yang seperti itu penyakit.

Kamu harus kembali kepada inti tujuan kesini. Kamu berangkat dari rumah kesini untuk apa. Tentunya sudah punya jawaban.

Tapi mungkin ada yang tidak mau bertanya kepada diri sendiri dan tidak mau ditanya, mengapa datang kesini. Apa datang kesini untuk memimpin? Tidak. Apa datang ke sini untuk mengoreksi pondok? Jawablah dengan hati dan lisanmu.

Bukan hakmu mengoreksi pondok. Yang harus dikoreksi itu murid atau guru? Ada murid mau mengoreksi guru. Itu otak keblinger oleh setan.

Kalau guru-guru ada salahnya kita akui. Tapi yang mengoreksi itu bukan kamu. Yang mengoreksi itu pimpinan sedangkan guru dengan guru saling ingat-mengingatkan.

Tidak semua hal dimusyawarahkan dan di-stem (voting) umpanya di-voting, yang mem-voting juga bukan kamu.

Kalau segala sesuatu di-voting (diambil suara terbanyak) tidak betul. Itu langkah setan iblis. Jangan-jangan dagin babi di-voting. Kalau kalah suara harus ikut makan daging babi. Na’udzubillah.

Di pondok boleh mengkritik, tapi kalau memfitnah itu haram bin haram bin haram bin haram. Kewajiban kami memperbaiki kamu sekalian kalau ada sesuatu yang kurang tepat dengan kritik.

Jagalah dirimu baik-baik, jangan sampai kemasukan fitnah yang dihembuskan iblis, dajjal.

Kamu di sini tamu. Semua siswa itu hukumnya tamu. Tamu sementara, penumpang sementara.

Pondok Modern seperti bis. Kamu menumpang dari Jetis ke Ponorogo. Nanti kalau sudah sampai Ponorogo, kamu turun. Seberapa hakmu di atas bis itu? Seberapa hakmu kalau kamu naik kereta api?

Supaya dimengerti betul-betul punya hak apa. Kamu datang kesini tidak diundang. Kamu datang sendiri untuk belajar. Pokok ini harus senantiasa dipegang teguh, lebih-lebih anak-anak kelas 5 & 6. [fath]

 

⇒Berita Seputar Pesantren. Kunjungi dan Follow Kami di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

You Might Also Like

39 Pesantren di Kota Batu Siap Terima Kedatangan Santri

Gubernur Kepri Resmikan Pesantren Darul Ilmi, Ini Harapannya

Dana BOS untuk Cegah Penyebaran Covid di Madrasan dan Pesantren

La Nyalla Sebut Pesantren Merupakan Prototipe Masyarakat Madani

Gerakan Eco-Pesantren Zero Waste Digagas UB untuk Bangun Budaya Peduli Lingkungan

TAGGED:kh imam zarkasyipesantrenpondok gontor
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Jasa pembuatan website SEO

Follow US

Yuk Join Sosial Media
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

10 Berita Pilihan

Seputar Pesantren
memegang bara api

 Memegang Agama Terasa seperti Menggenggam Bara Api

Suara Pesantren Suara Pesantren 08/10/2026
Dulu Santri Panutan, Sekarang Lupa Jalan
Inilah 10 Tips Liburan Wisata Halal ke Eropa Barat Biar Berkesan
Ibadah Umroh Bersama Khadim Wisata, Travel Resmi di Bogor
Prabowo Gaungkan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Gontor
Prabowo Apresiasi Nilai-nilai Pendidikan Pondok Modern Gontor
KKN-T Universitas Alma Ata Bekali Siswa SMA Ma’arif 1 Srumbung Cara Hindari Scam Digital
Inspirasi Gamis Muslimah Syar’i dengan Detail Feminin 
7 Alasan Menarik Mengapa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Jadi Pilihan Terbaik! 
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Jasa Blogroll & Publikasi

  • Suara Muslim
  • Seputar Masjid
  • Seputar Halal
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Kesehatan
  • Promo UKM
  • Wisata Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Seputar Rumah
  • Seputar Keamanan
  • Kota Surabaya
  • Info Nasional
  • Info Perkotaan
  • Info Bekasi
  • Market Daily
  • Berita Santai
  • Berita Tekno
  • Portal Mahasiswa
  • Media Outsourcing
  • Kirim Artikel
  • Pendidikan
  • Bisnis Daily

‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات ‎اَلسَلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Salam Fathan Mubina, Salam Kemenangan…!
Kepada Ayah Bunda, yang Disayangi Allah SWT

Sebagai wujud kecintaan dan dukungan dakwah pendidikan melalui *Pesantren Ciawi Bogor Fathan Mubina*…
Kami dari Panitia Penerimaan Santri Baru ingin menyampaikan informasi ini sebagai pengingat dalam penyebaran informasi pendaftaran lembaga pendidikan yang berada dibawah asuhan Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina. Terima Kasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

@pesantrenfathanmubina @fathanmubinatv #santribaru
Follow on Instagram

FACEBOOK

Artikel Lainnya

NASIONAL

Besok SK Bantuan Pesantren di Masa Covid-19 Terbit

11/08/2020
madinatul quran depok
NASIONALTUNTUNAN

Begini Cara Mengecek Izin Legalitas Pondok Pesantren yang Terdaftar di Kemenag

02/07/2024
JEJAK ULAMA

KH. MA. Sahal Mahfudz, Usia 24 Tahun Mengarang Kitab Ushul Fiqih 600 Halaman

21/07/2020
NASIONAL

Dewan Da’wah Usulkan Konsep Pesantren Jadi Sistem Pendidikan Nasional

22/10/2020
pesantren al jauhar ikhd riau
NASIONAL

PKB Dorong Pesantren Masuk Skema Pembangunan Daerah DKI

17/06/2025
NASIONAL

Inilah Syarat Dibukanya Kembali Pesantren di Tanah Air

20/06/2020
NASIONAL

Gubernur Sumatera Barat Dorong Lulusan Pesantren Kuliah di Timur Tengah

29/07/2021
INFO BEASISWA

Hingga 2024, Pemkab Kukar Anggarkan Rp100 Juta Setiap Pesantren dan Beasiswa 1000 Santri

04/11/2023
Previous Next
  • Tentang SP
  • Redaksi
  • Jasa Publikasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Siber
  • Kirim Artikel
logo suara pesantren logo suara pesantren

Suara Pesantren, media informasi seputar pesantren di Indonesia.
Yuk, support pengembangan website Suara Pesantren agar menjadi lebih baik. Untuk kerjasama, hubungi kami. Terima kasih. Jazakumullah.

© Suara Pesantren | Digital Media Labs
suara pesantren
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?